Borneo FC menelan kekalahan tipis 1-0 pada pekan lanjutan Liga 1 2021/22, Selasa (18/1) malam WIB, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Pesut Etam 100 persen berkekuatan pemain lokal, dengan empat pemain asing mereka tidak ada yang dimainkan.
Muncul tanda tanya kenapa kasus seperti Arema FC terulang. Singo Edan tanpa Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi dan Carlos Fortes ketika bermain imbang tanpa gol kontra PSIS Semarang. Rupanya, memang keempat pemain tersebut dikarantina.
Pelatih Borneo, Risto Vidakovic, menjelaskan alasan kenapa Borneo tidak menurunkan pemain asing mereka sama sekali. Rupanya, ada beberapa pemain yang memang tidak bisa tampil berdasarkan regulasi, yakni menerima hukuman, seperti halnya Kei Hirose.
“Karena kemarin kami ada pertandingan, dan kami ingin menurunkan pemain yang kondisinya lebih segar, kami tidak ingin mereka menjadi cedera atau kelelahan jadi saya turunkan di babak kedua,” ucap Vidakovic pada sesi jumpa pers selepas pertandingan.
“Kami kehilangan dua pemain yang absen karena akumulasi kartu, dan sanksi yang lama, empat pertandingan. Saya pikir itu memang berlebihan, satu laginya cedera jadi dia tidak bisa bermain,” sambung Vidakovic terkait absennya empat pemain asing Borneo.
Tanpa kehadiran pemain asing, Borneo tetap tampil spartan dan membuat Persib kerepotan. Meski terlihat ada celah dengan ketiadaan Javlon Guseynov, Jonathan Bustos, Kei, dan Fracisco Torres. Vidakovic tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya.
Gol tunggal Persib yang membuat Borneo kalah dicetak oleh Rashid Bassim, pada menit ke-63. Bagi Vidakovic, kekalahan dari Persib sangat bisa diterima, karena Maung Bandung menampilkan permainan yang lebih baik dari Borneo.
“Kami memang harus mengakui kekalahan ini, tapi kami bermain lebih bagus dari laga sebelumnya. Saya tidak perlu mengatakan apapun karena mereka layak untuk menang," kata mantan pelatih Ceres-Negros tersebut.
"Kalau untuk saya pemain kami semua sudah kerja keras, seperti apa kata pelatih, Persib main lebih baik malam ini, semoga ke depan kami belajar kembali agar lebih baik,” timpal Rifad Marasabessy, bek kanan Pesut Etam.




