OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berharap PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan 15 klub yang tergabung di Forum Klub Sepakbola Profesional Indonesia (FKSPI) mendapatkan titik temu secepatnya. Ini karena, Kemenpora tak mau masyarakat pecinta sepakbola kecewa.
Sebelumnya, FKSPI yang seluruh anggota merupakan kontestan Liga 1, mengancam berhenti dari komepetisi kasta teratas nasional. Ini sebagai bentuk kekecewaan mereka kepada LIB yang tak terbuka dalam beberapa aspek yakni bisnis, teknis, dan legal.
FKSPI pun memberikan waktu 14 hari terhitung sejak kemarin agar operator kompetisi tersebut dapat memenuhi keinginan itu. Apabila tidak, mereka bakal memboikot sisa pertandingan yang ada.
Namun, keinginan para klub tersebut kemungkinan besar tidak tercapai. PT LIB menyebutkan tuntutan FKSPI tersebut tidak masuk akal, karena pihaknya sudah bekerja sesuai dengan prosedur yang ada.
Bahkan, PT LIB mempersilakan para klub tersebut buat mogok bermain di Liga 1. Menurut LIB mogok itu ada aturannya sehingga mereka tidak khawatir bila hal tersebut sampai benar-benar terjadi.
"Kami mau tahu solusinya seperti apa. Karena ekspektasi publik terhadap sepakbola saat ini sedang tinggi-tingginya," kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.
"Tingginya harapan publik setelah hasil SEA Games, Piala AFF U-18, sampai Kualifikasi Piala Asia U-16. Jadi jangan sampai ini kontraproduktif," tambahnya.
