Pemerintah lewat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengucurkan dana Rp50.6 miliar kepada PSSI. Uang tersebut bakal digunakan sebagai keperluan timnas Indonesia, untuk berpartisipai di Piala Dunia U-20 tahun depan.
Kepastian tersebut didapatkan setelah Kemenpora melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan PSSI. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Yayan Rubaeni, yang menandatangani MoU bersama ketua umum PSSI Mochamad Iriawan dan disaksikan oleh Menpora Zainudin Amali.
Pengajuan anggaran tersebut telah dilakukan sejak Juni lalu. Namun, Kemenpora baru bisa menyetujuinya hari ini, Senin (27/7), setelah melalui proses panjang dan mengeceknya.
"Proses review dan seleksi terhadap proposal PSSI telah dilakukan sejak Juni 2020, pada prosesnya dilakukan diskusi beberapa kali yang berfokus pada program yang direncanakan serta kebutuhan administrasi yang diperlukan untuk mendukung program tersebut," kata Plt Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bakti.
"Berdasarkan proses tersebut, ditetapkan fasilitas buat pemain, tujuh pelatih [asing dan lokal] dan delapan tenaga pendukung. Dari pengajuan sebesar Rp69.144.333. 292 ditetapkan fasilitas sebesar Rp50.619.561.500."
"Fasilitas diperuntukkan honorarium, akomodasi dan konsumsi, suplemen, training camp luar negeri, try out, dukungan transportasi, peralatan/perlengkapan latihan, dukungan sport science, dan perlindungan kesehatan melalui BPJS ketenagakerjaan," Chandra menambahkan.
PSSISementara Iriawan mengaku senang sekali dengan bantuan yang diberikan tersebut. Tak lupa ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah khususnya Menpora Zainudin Amali.
"Dari awal saya lihat pak Menpora memberikan atensi yang besar kepada sepakbola dan memang kami masih terbayang di televisi ketika beliau dipanggil pak Presiden [Joko Widodo], saat itu diingatkan soal prestasi sepakbola," ucap Iriawan.
"Pak Menpora begitu perhatian kepada kami, terutama untuk timnas U-19 Indonesia yang nanti akan berlaga di Piala Dunia U-20, yang Insyaallah masih dalam jalur berlangsung pada bulan Mei-Juni 2021."
“Tentunya terkait pendanaan negara melaui Kemenpora, PSSI siap menjalankan MoU terkait masalah keuangan, juga penggunaan anggaran negara ini, untuk menggunakannya secara akuntabel,” mantan Kapolda Jawa Barat dan Metro Jaya tersebut menambahkan.
