Kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) mengaku belum bisa memastikan jadwal pengambilan sumpah dua pemain blasteran Jordi Amat dan Sandy Walsh setelah disahkan rapat paripurna DPR-RI.
Rapat paripurna DPR-RI telah mengetuk palu mengenai pengajuan permohonan naturalisasi Amat dan Walsh dua hari lalu berdasarkan hasil pembahasan Komisi III dan X pada pertengahan September.
Selepas pengesahan itu, dokumen Amat dan Walsh selanjutnya akan diserahkan ke sekretariat negara (Sekneg) untuk ditandatangani Presiden RI Joko Widodo. Jika sudah ditandatangani, Amat dan Walsh hanya menunggu waktu pengambilan sumpah.
Menpora Zainudin Alami mengutarakan, pengambilan sumpah itu belum tentu dilakukan dalam waktu dekat. Menurut Amali, pihaknya masih menunggu surat menyurat resmi hasil rapat paripurna untuk bisa melanjutkan proses naturalisasi kedua pemain.
“Tunggu dari DPR mengirim ke sini. Mudah-mudahan hari ini (kemarin) kalau ada paripurna itu sudah salah satu yang disetujui. Tapi Komisi III dan Komisi X kan saya sudah arahkan. Sudah oke, enggak ada masalah,” ujar Zainudin dikutip laman kantor berita Antara.
Amali menambahkan, Amat dan Walsh kemungkinan akan menjalani pengambilan sumpah secara virtul, mengingat mereka berada di luar negeri untuk memperkuat klub masing-masing. Amat saat ini memperkuat klub Malaysia Johor Darul Takzim, sedangkan Walsh merumput di Jupiler League Belgia bersama KV Mechelen.
Menpora menjelaskan, meski dilakukan secara virtual, proses tersebut tetap sah, dan dipilih setelah berkoordinasi langsung dengan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Edward Omar Sharief Hiariej.
“Saya sudah koordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM, dengan Pak Wamen, beliau sudah oke, karena mereka sedang main di luar negeri, ada yang di Eropa, maka akan diambil sumpahnya oleh Kanwil Kemenkumham DKI secara virtual. Itu juga sah,” beber Amali.
Meski sudah diambil sumpah, serta mendapatkan paspor Indonesia, Amat dan Walsh belum tentu bisa langsung memperkuat timnas senior. Sebab, PSSI terlebih dulu harus mengajukan permohonan ke FIFA mengenai pengesahan kedua pemain tersebut menjadi bagian skuad Garuda.
Amat dan Walsh dipastikan tidak bisa membela Merah Putih ketika beruji coba melawan Curacao pada 24 dan 27 September di Bandung dan Bogor, mengingat waktu yang tersedia sangat sedikit. Peluang mereka bergabung ke skuad Garuda untuk menjalani debut baru terbuka di Piala AFF 2022 yang berlangsung akhir tahun ini.
