Israel fansGetty Images

Kemenlu Israel Cari Cara Agar Fans Bisa Masuk Ke Indonesia

Kementerian luar negeri (Kemenlu) Israel masih mengupayakan agar fans bisa memberikan dukungan langsung kepada tim nasional U-19 di Indonesia pada Piala Dunia U-20 2023 Mei mendatang.

Sebelumnya diwartakan, aksi unjuk rasa menolak keikutsertaan Israel di Piala Dunia U-20 telah dilakukan di Jakarta. Gubernur Bali Wayan Koster juga sudah melayangkan surat ke Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali yang berisi penolakan Israel bertanding di Pulau Dewata.

Kendati kehadiran tim sudah mendapat penolakan, dan tidak mempuyai hubungan diplomatik, Kemenlu Israel tetap berupaya agar masyarakat mereka bisa memberikan dukungan langsung di Indonesia.

Visa bagi masyarakat Israel ke Indonesia sangat terbatas. Warga Israel dipastikan tidak bisa mendapatkan visa turis. Mereka hanya diizinkan mendapat visa bisnis, atau ada pengecualian.

“Kementerian luar negeri sedang bekerja untuk mengizinkan fans Israel mendapatkan visa, dan datang ke Piala Dunia U-20 di Indonesia, meski ada protes terhadap Israel di negara tersebut, dan fakta tidak ada ikatan diplomatik resmi antarnegara,” demikian tulis laman KAN.

Israel U19IFA

Selain itu, media Israel ini juga mewartakan , federasi sepakbola mereka (IFA) sedang mencari tahu mengenai kemungkinan Indonesia dan Irak akan menolak bertanding dengan tim besutan Ofir Haim.

“Pada akhir bulan ini, undian pembagian grup turnamen yang diikuti Indonesia dan Irak akan dilakukan. Dalam beberapa penyelenggaraan turnamen di level FIFA dan UEFA, negara yang sedang mempunyai hubungan politik tidak bagus bakal berada di grup berbeda,” tulis KAN.

“Di saat bersamaan, federasi sepakbola (IFA) sedang mencari tahu ke FIFA mengenai kemungkinan adanya penolakan dari Irak dan Indonesia untuk bertanding melawan Israel di Piala Dunia.”

Sementara sumber dalam tim Israel U-19 meyakini mereka tetap bisa bertanding di Piala Dunia U-20. Israel kini sedang mempersiapkan diri menghadapi kualifikasi Piala Eropa U-19 melawan Polandia dan Serbia.

“Kami menerima kabar dari FIFA yang sedang menangani masalah ini, dan kami akan tetap pergi ke Piala Dunia U-20 untuk mewakili Israel dengan rasa bangga. Sungguh disayangkan mereka lebih memilih mencampurkan politik dan olahraga,” demikian ujar sumber tersebut dinukil laman Sport5.

Iklan
0