Borneo FC kembali menggunakan tenaga Mario Gomez, untuk lanjutan Liga 1 musim ini. Kehadiran sosok asal Argentina tersebut membuat pemain Pesut Etam Muhammad Sihran, begitu senang.
Gomez menggantikan posisi Edson Tavares, yang didepak. Eks juru formasi Persija Jakarta tersebut dipecat karena manajemen Borneo FC, menyebutnya tidak bisa menjalin kerja sama dengan baik.
"Alhamdulillah senang coach Gomez bisa kembali lagi di tim ini. Karena menurut saya, coach Gomez itu pelatih bagus," ucap Sihran dikutip laman resmi klub.
Berlatih di bawah kendali Gomez bukan sesuatu baru untuk Sihran. Hal tersebut karena pria berusia 63 tahun itu pernah membuat Diego Michiels dan kawan-kawan pada musim lalu.
"Saya suka dengan cara melatihnya. Siapa yang kerja keras dalam latihan pasti akan dimainkan oleh coach. Walaupun pemain muda, pasti dikasih menit bermain kalau pemain muda itu berikan yang terbaik di latihan," ujarnya.
Pada Liga 1 2019, Gomez membuat Borneo FC jadi kesebelasan yang disegani. Dari 34 pertandingan yang dimainkan klub asal Samarinda tersebut menuai 12 kemenangan, 15 imbang, dan tujuh kalah, sehingga menduduki posisi tujuh di klasemen akhir.
Abi Yazid / Goal"Harapan saya semoga dengan kembalinya Coach Gomez ke Borneo di tahun ini tim bisa mencapai hasil dan prestasi yang lebih baik dari tahun kemarin. Allahumma aamiin," katanya.
Dijadwalkan Liga 1 kembali diputar pada 1 Oktober mendatang. Kepastian ini didapatkan setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan ke seluruh klub beberapa waktu lalu.
Saat Liga 1 dilanjutkan, Borneo FC tak bisa menggunakan Stadion Segiri, Samarinda. Penyebabnya karena PT LIB dan PSSI memutuskan seluruh pertandingan dilangsungkan di Pulau Jawa.
Klub yang bukan berasal dari Pulau Jawa ditempatkan di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sekitarnya. Borneo FC pun memilih Stadion Maguwoharjo, untuk menjamu lawan yang dihadapi.
Semua pertandingan dilaksanakan tanpa kehadiran penonton. Langkah ini untuk mencegah ada yang terinfeksi virus corona ketika pertandingan kompetisi kasta teratas nasional dimainkan.
Sebelum Liga 1 dihentikan Borneo FC sudah memainkan tiga pertandingan. Hasilnya, klub yang dimiliki Nabil Husein, meraih dua kemenangan dan satu kekalahan, sehingga menduduki peringkat tiga dengan koleksi enam poin.


