Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak, tak habis pikir timnya kembali bermain dengan sepuluh pemain pada Piala AFC. Padahal, ia mengatakan sudah berulang kali memperingati anak asuh tidak bermain kasar.
Teraktual, pemain PSM Dedy Gusmawan yang diusir wasit pada menit sepuluh setelah menerima dua kartu kuning saat melawan Kaya FC Iloilo. Laga itu berakhir dengan skor 1-1 di Stadion Madya, Senayan, Selasa (10/3).
Dedy bukan orang pertama yang diusir wasit. Sebelumnya PSM harus bermain dengan sepuluh pemain di babak kualifikasi ketika melawan Lalenok United FC dan menghadapi Tampines Rovers di babak grup.
"Saya memberitahu pemain saat memulai pertandingan pertama, bahwa peraturan Piala AFC berbeda dengan Liga Indonesia. Tekel-tekel itu mungkin bisa lolos di Liga Indonesia," kata Bojan usai laga.
"Di Piala AFC tidak bisa seperti itu. Pada saat saya memberitahu pemain soal ini, mereka mengangguk-angguk saja, tapi saat bermain emosi sudah meledak-ledak dengan adrenalin yang berbeda," Bojan menambahkan.
Selain itu, Bojan merasa kurang senang dengan hasil imbang kontra Kaya FC. Akan tetapi, ia tetap memberikan apresiasi dengan penampilan yang diberikan pasukannya di laga tersebut.
"Menurut saya ini adalah pertandingan yang baik dan hasil yang adil untuk kedua tim dan bagi saya ini hasil yang layak untuk kedua tim karena mendapatkan satu poin," ucapnya.


