PSIS SemarangPSIS Semarang

Kembali Gelar Latihan, PSIS Semarang Jaga Psikologis Pemain

PSIS Semarang telah memulai persiapan untuk tampil di Liga 1 2021/22. Pasukan Pangerang Biru, kembali menggelar latihan bersama, di Stadion Citarum, Minggu (8/8).

Sebelumnya, para pemain PSIS diperintahkan berlatih mandiri di kediaman masing-masing. Agenda tersebut dilakukan karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, sejak 3 Juli 2021.

Peningkatan kondisi fisik menjadi fokus utama yang dilatih. Para pemain PSIS mengalami penurunan kebugaran meski diperintahkan berlatih mandiri lebih dari satu bulan.

“Di awal persiapan ini kami adaptasi kondisi terlebih dahulu. Namun mulainya tidak dari bawah, kita mulai dari sedang karena sempat berlatih kan sebelum PPKM,” kata asisten pelatih PSIS Imran Nahumarury, dikutip laman resmi klub.

Imran tak langsung menggeber latihan PSIS dengan intensitas tinggi. Ia meminta anak asuhnya untuk bermain rondo beberapa sesi, kemudian berlari mengintari lapangan.

PSIS SemarangPSIS Semarang

“Kami kombinasi. Ada rondo dan ada lari dengan volume yang kami tingkatkan sedikit dari kemarin,” ucap mantan pemain timnas Indonesia tersebut.

Selain fisik dan taktik, Imran menyebut juga menjaga psikologis pemain PSIS. Wallace Costa dan kolega merasa kecewa karena Liga 1 2021/22, sempat mengalami penundaan.

“Yang tak kalah penting kami tanamkan selalu kekeluargaan di tengah persiapan yang mepet supaya mereka juga santai melaksanakan latihan,” ujarnya.  

Dijadwalkan Liga 1 2021/22, mulai berlangsung pada 20 Agustus mendatang. Format kompetisi musim ini menggunakan bubble to bubble dengan sistem enam seri dan tiga klaster.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) akan merilis jadwal pertandingan pada 13 Agustus 2021, atau satu pekan sebelum Liga 1 dimulai. Protokol kesehatan ketat diterapkan selama berlangsungnya kompetisi sepakbola kasta teratas nasional tersebut.

Tempat yang dipilih untuk menggelar pertandingan berada di zona hijau atau zona aman. PT LIB bakal melihat grafik penurunan angka kasus penyebaran virus corona untuk menentukan lokasinya.

Iklan
0