Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

imago-sport-1078330116.jpgZUMA Press Wire

Diterjemahkan oleh

Kemarahan berkobar di Real Madrid akibat daftar hukuman disiplin

Real Madrid, pada akhir Juli lalu, merilis peraturan disiplin barunya yang memuat sanksi tegas terhadap para anggota yang menjual kembali tiket musiman atau tiket pertandingan tanpa pengawasan klub.

Klub menangani pelanggaran-pelanggaran ini sebagai kasus yang sangat serius, sebab sanksinya bisa mencapai hilangnya keanggotaan bagi para anggota yang terbukti terlibat dalam penjualan kembali tiket dengan cara yang melanggar peraturan.

Menurut surat kabar Spanyol «Mundo Deportivo», kontroversi seputar peraturan baru ini tidak berkaitan dengan pengetatan sanksi atas penjualan kembali tiket, melainkan meluas ke pasal-pasal lain yang memberi klub kewenangan untuk menghukum para anggota dan pemegang tiket musiman karena pendapat dan pernyataan mereka dalam kehidupan pribadi, termasuk apa yang mereka unggah melalui platform media sosial.

Peraturan tersebut memuat dua pasal yang memicu kritik luas, di mana Pasal Sembilan, pada ayat ketujuh, menyatakan bahwa «tindakan tidak menghormati perwakilan klub dan/atau melakukan penghinaan terhadap mereka melalui perbuatan, isyarat, atau ucapan» sebagai pelanggaran serius.

Adapun Pasal Sepuluh, pada ayat kedelapan belas, menganggap setiap tindakan atau pernyataan lisan maupun tertulis yang dapat mencederai kehormatan, martabat, dan citra klub, atau menghina orang-orang yang menjadi bagian darinya atau mewakilinya, atau menimbulkan kerugian besar bagi Real Madrid secara langsung maupun tidak langsung, sebagai pelanggaran yang sangat serius.

Pengacara Romero de la Osa menilai pasal-pasal ini merupakan serangan terhadap kebebasan berpendapat, dengan menjelaskan bahwa menurut pandangannya klub tidak bisa menganggap seorang suporter sebagai pelanggar hukum karena menghina salah satu pejabat atau merendahkannya, kecuali melalui prosedur hukum yang berlaku dan di hadapan pengadilan.

Ia menambahkan: «Saya bisa menulis apa yang saya tulis karena saya bukan anggota klub Real Madrid dan bukan pula pendukungnya. Seandainya saya adalah salah satunya, mereka bisa saja mengusir saya selama dua atau tiga tahun, atau bahkan secara permanen, dan melarang saya menonton tim saya selama dua atau tiga tahun. Tidakkah Anda melihat betapa besar dampak larangan ini?».

Menurut peraturan disiplin sosial yang baru, para anggota yang melakukan pelanggaran serius dapat dikenai penangguhan keanggotaan sementara untuk jangka waktu antara satu hingga dua tahun, dan/atau dilarang memasuki fasilitas klub untuk periode yang sama.

Adapun dalam kasus pelanggaran yang sangat serius, sanksinya mencakup penangguhan keanggotaan untuk jangka waktu antara dua hingga tiga tahun, dan/atau hilangnya keanggotaan secara permanen, ditambah kemungkinan pelarangan pelanggar memasuki fasilitas klub untuk jangka waktu antara dua hingga tiga tahun.

Surat kabar «El Confidencial» mengungkap bahwa sekitar 50 anggota Real Madrid mengajukan surat ke kantor klub, yang di dalamnya mereka menuntut diadakannya sidang dengar pendapat untuk membahas statuta baru tersebut.

Surat kabar itu menjelaskan bahwa klub menolak menerima surat tersebut, namun para anggota mengirimkannya melalui pos tercatat, dan jika mereka tidak menerima tanggapan, mereka sedang mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum terhadap dewan direksi.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google