Fariq Hitaba - Wasit Liga 1 & Resky Fandi & Michael Krmencik - Persija JakartaMedia Persija

Kelanjutan Liga 1 2022/23 Tunggu Lampu Hijau Dari FIFA

Anggota komite eksekutif (Exco) PSSI Ahmad Riyadh memperkirakan pemberhentian kompetisi sepakbola di Indonesia akan lebih lama dari perkiraan sebelumnya, karena menunggu lampu hijau dari FIFA.

Diwartakan sebelumnya, selepas tragedi Kanjuruhan yang memakan korban jiwa 131 orang, serta ratusan lainnya dirawat di rumah sakit akibat luka-luka dan terdampak gas air mata, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengumumkan Liga 1 dan 2 dihentikan selama dua minggu.

Saat ini perwakilan FIFA sudah berada di Indonesia untuk mendampingi PSSI dalam kasus Kanjuruhan dan perbaikan sepakbola nasional. Induk organisasi sepakbola dunia tersebut mengirim FIFA Development Project Coordinator Niko Nhouvannasak untuk menuntaskan permasalahan di Indonesia.

Ahmad mengutarakan, PSSI terus berkomunikasi dengan FIFA terkait keberlangsungan kompetisi setelah terjadinya tragedi Kanjuruhan. Menurut Ahmad, liga akan dimulai kembali setelah ada persetujuan dari FIFA.

“Berhenti dulu sampai format pengamanan dan format kompetisi tertata ulang dengan bagus. Kalau sudah baik, nanti di-approve FIFA, baru akan kami laksanakan lagi,” jelas Ahmad dikutip laman Antara.

Sementara itu, PSSI memenuhi panggilan tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan hari ini di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Kemenko Polhukam).

Ahmad mengungkapkan, pertemuan antara PSSI dan TGIPF lebih banyak membahas teknis penyelenggaraan pertandingan dengan aman. Tragedi Kanjuruhan diharapkan menjadi peristiwa terakhir yang memakan korban jiwa dalam sepakbola Indonesia.

“Banyak masukan-masukan untuk kami, konfirmasi apa yang sudah dilakukan PSSI dari perencanaan pertandingan sampai terjadinya tragedi Kanjuruhan. Lalu ada masukan banyak untuk ke depannya. Nanti akan ada lima rumusan untuk perbaikan ke depannya yang akan dikoordinasikan oleh tim kepolisian dan FIFA,” beber Ahmad dilansir laman resmi PSSI.

“Ada dari legalitas, sampai laporan matchcom diserahkan ke tim untuk dievaluasi apa yang kurang dan dibenahi. Kami memerlukan masukan, perlu usulan dari seluruh lapisan masyarakat. Tokoh-tokoh sudah berkumpul semua dan kami berharap ke depannya bisa lebih baik.”

Iklan
0