Footer Banner AFF 2018

Kekeluargaan Buat Lechia Gdansk Jadi Kuat

Lechia Gdansk berhasil menampilkan performa impresif pada awal musim ini di Liga Ekstraklasa. Anak asuhan ‎Piotr Stokowiec tersebut jadi sulit dikalahkan lawan-lawannya.  

Performa yang didapatkan Lechia itu tentu mengejutkan semua pihak. Lantaran pada musim lalu, klub berjulukan ‎Biało-zieloni tersebut terseok-seok di posisi bawah klasemen.

Dari 13 pertandingan yang sudah dimainkan, Lechia meraih tujuh kemenangan, empat imbang dan sisa berkesudahan dengan kekalahan. Alhasil, kini mereka duduk nyaman di tahta klasemen dengan koleksi 25 poin.

Bukan tidak mungkin Lechia bisa menjadi juara dan merengkuh tiket ke Liga Champions untuk musim depan. Asalkan, mereka dapat mempertahankan penampilan ini sampai akhir musim.

Menanggapi hal ini Egy Maulana Vikri, merasa sangat senang. Meski, sampai sekarang ia belum mendapatkan kesempatan bermain, karena dipinjamkan ke Lechia Gdansk II yang tampil di kasta keempat Liga Polandia. 

"Saya sudah pernah bilang, saya ingin jadi orang Indonesia pertama yang main di Liga Champions. Saya mau pegang kata-kata itu, saya berusaha terus, saya bekerja keras, berdoa di sana, jauh dari keluarga segala macam. Kalau rezeki kami yang ada di tim ini ke Liga Champions, semua pemain pasti mau ke sana," kata Egy ketika datang ke kantor Goal Indonesia.

Selain itu, Egy menjelaskan Lechia bisa sangat berbeda dibanding musim lalu. Menurutnya, strategi dan kedatangan sejumlah pemain baru merupakan faktor utama yang mengubah klubnya tersebut.

"Kalau musim lalu saya tidak tahu, karena tidak terlalu ngikutin. Tapi tahun ini Lechia lebih kompak, terus kekeluargaan, latihannya lebih keras lagi, pelatih juga baru. Jadi saya rasa kekompakannya, yang buat mereka semakin sama-sama untuk ke depan."

Bukan itu saja, Egy juga mengaku tidak masalah belum diberi kepercayaan bermain di tim utama. Ia menilai keputusan meminjamkan dirinya ke Lechia Gdansk II sangat tepat.

Jebolan Sekolah Khusus Olahraga Ragunan (SKO) tersebut mengaku masih ada kekurangan yang harus diperbaiki sebelum bermain dengan Lechia. Makanya ia bertekad kerja keras agar bisa dipromosikan ke tim utama. 

"Yang pasti saya harus persiapkan semua, karena saya belum pernah main di liga. Terus juga pelatih tahu semua kekurangan yang ada. Saya harus persiapan otot saya karena saya tidak mau persaingan di sana nanti cedera atau menurun," ujarnya. 

"Saya berlatih dan bekerja terus. Pasti ada saatnya saya dimainkan dan saat itu saya sudah siap menunjukkan kemampuan saya sebenarnya tidak hanya 50 persen saja," tambahnya.

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Cristiano Ronaldo Jelaskan Alasan Tinggalkan Real Madrid
2.Filosofi Juventus Buat Jose Mourinho Kagum
3.Piala AFF Masuk Kalender Resmi FIFA, PSSI Beri Komentar
4.Real Madrid Batal Tunjuk Antonio Conte?
5.Lopetegui & Pelatih Terburuk Dalam Sejarah Real Madrid
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
Footer Banner AFF 2018
Iklan
0