Sebuah laporan media pada hari Rabu ini mengungkap kejutan terkait potensi kesepakatan transfer bintang Atletico Madrid asal Argentina, Julian Alvarez, ke Barcelona selama bursa transfer musim panas yang tengah berlangsung.
Pada malam Minggu lalu, Julian Alvarez berhadapan dengan sejumlah rekan setimnya di Atletico Madrid dalam final Piala Dunia 2026, dan "Sang Laba-laba" juga bermain melawan beberapa pemain yang mungkin akan menjadi rekan setimnya di Barcelona jika kesepakatan transfernya terwujud, sesuatu yang masih belum pasti.
Meski secara terbuka telah menyatakan keinginannya untuk meninggalkan Atletico dan bergabung dengan klub favoritnya, Barcelona, klubnya masih menghalangi kepindahannya. Atletico Madrid menegaskan sikapnya dengan tegas, menyatakan kepada semua pihak bahwa mereka tidak akan menjual penyerangnya, terlebih kepada Barcelona.
Pada 17 Juli, CEO Miguel Angel Gil Marin menegaskan sikap ini secara mutlak.
Dan di Barcelona, sebagian pihak tidak akan keberatan jika keadaan tetap seperti apa adanya. Demikian yang diungkapkan surat kabar Catalan "El Nacional" pada hari Rabu ini. Surat kabar tersebut mengungkap bahwa banyak pemain Barcelona tidak antusias untuk mendatangkan Julian Alvarez.
Hal ini sangat kontras dengan informasi yang dipublikasikan surat kabar Spanyol "Sport" pada akhir Juni lalu, yang menegaskan bahwa para pemain Barcelona merasa senang dengan munculnya nama pemain Argentina tersebut di media, karena mereka melihatnya sebagai tambahan yang berharga bagi tim.
Namun, "El Nacional" menyajikan sudut pandang yang berbeda, menegaskan bahwa tidak ada kesepakatan bulat atas bergabungnya sang pemain. Secara spesifik, tampaknya ada empat pemain Barcelona yang tidak antusias untuk mendatangkannya.
Ada Ferran Torres, yang meyakini bahwa dirinya benar-benar mampu menjadi pemain inti.
Torres merasa harga dirinya terluka, dan ia serius memikirkan untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain musim panas ini.
Lalu ada Gavi dan Pedri, di mana surat kabar tersebut menegaskan bahwa keduanya juga tidak antusias. Keduanya dekat dengan Ferran dan memiliki hubungan yang baik dengannya, sehingga tidak akan memandang dengan senang perekrutan "Sang Laba-laba". Terakhir, nama Raphinha juga disebutkan. Pemain Brasil itu meyakini bahwa klub, setelah sudah mendatangkan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi, tidak perlu mengeluarkan 150 juta euro untuk Julian Alvarez.
Ini juga merupakan pandangan beberapa anggota manajemen olahraga. Menurut surat kabar Catalan itu, Deco selaku direktur olahraga dan Hansi Flick selaku pelatih meyakini bahwa harga sang pemain terlalu tinggi, dan lebih baik berinvestasi pada pemain yang lebih murah. Namun, ini bukan pandangan Joan Laporta, presiden Barca, yang menjadikan Julian Alvarez sebagai prioritasnya.




