Laporan media mengungkap bahwa klub Barcelona menerima tawaran untuk merekrut pemain Jerman, Nick Woltemade, penyerang Newcastle United yang saat ini dipinjamkan ke Juventus, pada hari-hari terakhir bursa transfer, namun menolaknya karena bersikeras mendatangkan pemain Brasil, Gabriel Jesus, dari Arsenal.
Nama Woltemade muncul dalam radar ketertarikan Barcelona di saat masa depannya bersama Newcastle belum jelas, namun manajemen klub Katalan itu lebih memilih untuk melanjutkan upaya mereka mendatangkan Jesus, yang sudah bergabung kemarin Selasa pada hari-hari terakhir bursa transfer di Spanyol.
Menurut yang diberitakan surat kabar "Mundo Deportivo", proses penawaran penyerang Jerman itu kepada Barcelona tidak berkembang di tahap manapun, di saat sang pemain mulai mencari tujuan baru, setelah perannya menurun bersama Newcastle usai kepindahannya ke klub Inggris tersebut dari Stuttgart dengan nilai 75 juta euro, menyusul musim mengesankan yang ia tampilkan di Jerman.
Seiring menurunnya menit bermainnya, nama Woltemade mulai muncul di bursa transfer, di tengah ketertarikan dari Borussia Dortmund dan Atletico Madrid, sebelum Juventus bergerak dengan agresif pada hari-hari terakhir bursa transfer dan mencapai kesepakatan untuk mendapatkan jasanya dengan status pinjaman hingga 30 Juni 2027.
Baca juga:
Komentar singkat lalu dihapus: Barcelona memicu tanda tanya dengan mengabaikan pensiunnya Messi
Jesus sebelumnya mengungkap bahwa ia mengetahui ketertarikan Barcelona untuk merekrutnya seminggu sebelum kesepakatan rampung, sembari menjelaskan bahwa negosiasi berlangsung cepat dalam kerahasiaan penuh.
Ketika nama Woltemade muncul ke permukaan pada akhir pekan lalu, penyerang Brasil itu sudah melangkah cukup jauh menuju kepindahan ke Barcelona, selain itu nama penyerang Newcastle tersebut bukan termasuk pilihan utama klub Katalan itu.
Pada akhirnya, Woltemade memilih pindah ke Turin demi mencari peran yang lebih penting dan kesinambungan yang lebih besar, setelah ia tidak mendapatkan kesempatan yang ia harapkan bersama Newcastle.
Luciano Spalletti, pelatih Juventus, mengandalkan kemampuan fisik penyerang Jerman itu, serta kemampuannya bermain dengan membelakangi gawang, di samping kehadirannya di dalam kotak penalti, untuk memberikan tambahan baru bagi lini serang timnya.
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora



