Thilo Kehrer menandatangani kontrak dengan Ajax pada Deadline Day. "Itu adalah yang pertama bagi saya. Sangat menegangkan, rasanya berbeda. Saya senang bisa berada di sini," ungkap bek tengah Jerman itu pada Jumat dalam wawancara dengan ESPN.
Kehrer baru pertama kali mendengar ketertarikan Ajax sehari sebelumnya. "Semuanya berjalan sangat cepat: pembicaraan dengan Jordi (Cruijff, red.), dengan pelatih. Setelah itu klub-klub menyelesaikannya. Keesokan harinya saya sudah dalam perjalanan."
Rekrutan musim panas itu juga dengan cepat mendapat pesan dari rekan senegaranya, Marc-André ter Stegen, yang dipinjam dari FC Barcelona. "Saya tidak perlu banyak bertanya. Saya sudah mengenal Ajax dengan sangat baik. Saya pernah bermain di Schalke, tidak jauh dari sini. Semuanya sudah sangat jelas."
Kehrer sudah memikirkan dengan matang langkahnya ke Ajax. Ambisi klub pada akhirnya menjadi faktor penentu. "Yang terpenting bagi saya adalah untuk tetap kompetitif dan bermain demi gelar, memiliki ambisi untuk memenangkan trofi dan pertandingan. Itu bisa dilakukan di sini. Fondasinya sudah ada, sekarang kami harus membuatnya berjalan."
Kehrer, yang datang dari AS Monaco, langsung terkesan dengan lingkungan kerja barunya. "Skalanya, stadionnya, atmosfernya, dan sepak bola yang murni. Klub ini punya DNA sendiri."
Kehrer menandatangani kontrak di Amsterdam hingga pertengahan 2027. Apakah setelah itu dia juga masih akan bermain untuk Ajax, masih belum jelas. "Saya belum tahu. Kita lihat saja bagaimana musim ini berjalan, tetapi saya tentu terbuka untuk itu. Masih banyak pertandingan sampai tahun depan. Kita lihat saja."
Hal yang membuat semuanya lebih mudah bagi Kehrer adalah dia sudah mengenal Caio Henrique dan Simon Adringa dari masanya di Monaco. "Itu membuat segalanya lebih mudah jika Anda punya orang-orang yang sudah dikenal. Mereka membantu Anda berintegrasi. Anda sudah punya koneksi. Senang rasanya bisa bertemu mereka lagi. Saya mengenal Marc ter Stegen dan Julian Brandt sejak saya melawan mereka di Bundesliga dan dari tim nasional Jerman."



