Penderitaan pelatih Spanyol Alvaro Arbeloa bersama klub barunya, Fulham, semakin bertambah setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun di Liga Primer Inggris.
Fulham mengawali perjalanannya di Premier League dengan kekalahan 2-3 dari Chelsea, sebelum menelan kekalahan 0-1 dari Sunderland pada hari Sabtu ini, dalam pekan kedua.
Surat kabar AS menyebutkan bahwa Arbeloa harus menunggu lebih lama lagi untuk merasakan kemenangan di Liga Primer Inggris bersama Fulham.
Fulham menjalani laga yang sangat berimbang menghadapi Sunderland, dengan peluang yang tercipta sangat minim.
Isidor mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu seperempat jam sebelum peluit akhir, sehingga membuat Fulham tak memiliki cukup waktu untuk membalas.
Sunderland menjadi pihak yang lebih nyaman sepanjang babak pertama dengan penguasaan bola, tetapi mereka tidak menempatkan Fulham di bawah tekanan yang berarti.
Nyatanya, peluang terbaik justru menjadi milik tim tamu sebelum menit ketiga puluh, ketika Iwobi mengirim bola kepada King di belakang lini pertahanan Sunderland. King mencoba mencungkil bola melewati Roefs setelah kiper itu keluar untuk menghadangnya, tetapi tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Situasi tetap berjalan seperti itu pada awal babak kedua, meski Sunderland bermain dengan tempo yang lebih tinggi dibandingkan babak pertama.
Arbeloa melakukan sejumlah pergantian dari bangku cadangan, tetapi Fulham tak menemukan jalan menuju gawang sepanjang 90 menit.
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora





