Panitia pelaksana (panpel) pertandingan tidak ingin kecolongan kala Persib Bandung menjadi tuan rumah melawan Madura United pada pekan kedua Liga 1 2022/23 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (30/7).
Dalam keterangan di laman Persib, panpel bakal langsung memulangkan suporter bila kedapatan membawa barang yang dilarang, serta memberikan sanksi berupa larangan menonton di stadion kepada bobotoh.
Sejumlah barang yang dilarang masuk ke dalam stadion berdasarkan FIFA Stadium Safety and Security Regulations adalah senjata api dan tajam, flare, kembang api, atau bentuk lain dari kembang api (petasan), zat ilegal yang tak hanya sebatas narkotika, serta Benda lain yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan umum.
Pemeriksaaan berlapis pun akan diterapkan mulai dari titik aksek menuju stadion. Penonton diminta agar tiket pembelian secara online ditukar dengan gelang di tempat yang telah ditentukan.
Selanjutnya, penonton akan menjalani pemeriksaan kedua di area luar Gerbang Utara dan Gerbang Timur. Pada proses pemeriksaan kedua ini, petugas keamanan akan memeriksa dan melakukan scan barcode pada gelang penanda yang digunakan seluruh penonton, serta dan pemeriksaan badan.
Pemeriksaan ketiga dilakukan di area pintu masuk tribune. Ini merupakan proses ulang dari pemeriksaan kedua. Hanya saja, pemeriksaan badan akan lebih ketat untuk meminimalisasi penonton membawa flare, senjata tajam, dan barang-barang yang dilarang lainnya.
“Jika Bobotoh tidak lolos pada rangkaian pemeriksaan pertama, kedua, dan ketiga, tentunya akan ada pelarangan untuk masuk ke dalam Stadion GBLA,” demikian pernyataan panpel.
“Meski, sudah masuk ke proses pemeriksaan ketiga, bagi para oknum Bobotoh yang kedapatan membawa benda-benda terlarang tersebut, dengan terpaksa akan dipulangkan dan memberikan sanksi berupa larangan untuk menyaksikan laga Persib secara langsung di Stadion GBLA untuk beberapa waktu, karena NIK dan nama oknum Bobotoh tersebut telah terekam.”
Panpel berharap pendukung Persib dapat mengikuti peraturan yang telah mereka tetapkan agar ke depannya bisa menciptakan tradisi menonton di stadion yang ramah bagi semua, termasuk bagi anak-anak.
“Tujuannya agar dapat menikmati pertandingan dengan penuh suka cita, tanpa perlu berdesak-desakan, tanpa ancaman bahaya flare, dan semua dapat menikmati seluruh laga Persib sesuai kursi, dan duduk dengan nyaman,” harap panpel.




