Mantan pelatih Kalteng Putra, Kashartadi, memenuhi panggilan Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait laporan bahwa dirinya sempat dicekik oleh mafia bola, pada kompetisi Liga 2 2018 lalu.
Kejadian itu terjadi pada laga antara PSS Sleman dan Kalteng Putra, saat turun minum. Kalteng Putra disebut diminta mengalah dari PSS oleh mafia bola, menurut pernyataan Bambang Suryo.
Kas pun tenang menghadapi pertanyaan yang dilemparkan oleh anggota Komdis. Mantan pelatih Sriwijaya FC itu memastikan, bahwa dirinya tidak pernah mengalami penganiayaan yang dimaksud.
"Tadi terkait klarifikasi saya dipanggil masalah saya dicekik mafia, jadi itu tidak benar. Saya juga baca di Instagram saja, tapi saya bingung kapan saya dicekik mafia?" jelasnya, Kamis (10/1).
"Saya malah senang, karena saya memang tidak ada begitu, dan saya jelaskan ke Komdis tidak ada saya dicekik mafia, cuma ditanya masalah kebenaran itu saja," sambungnya.
Asep Edwin selaku Ketua Komdis belum menyerah mencari kebenaran terkait laporan tersebut. Namun belum bisa memastikan siapa lagi yang akan dipanggil setelah Kas, dan perwakilan PSS.
“Kami hanya mencocokkan semua dengan bukti yang ada, dan keterangan yang kami terima. Pelatih Kalteng Putra sesuai pengakuannya tidak pernah dicekik. Kami masih akan mengembangkan masalah ini dengan mencari informasi lagi."
Goal Indonesia