Aaron Wan-Bissaka mendapat sanksi dua pertandingan setelah ia mendapat kartu merah ketika Manchester United menelan kekalahan 2-1 di tangan klub Swiss, Young Boys, di laga pembuka Liga Champions musim ini.
Wan-Bissaka diusir dari lapangan akibat tekelnya di babak pertama pertandingan di Swiss.
Sang bek kanan kini akan absen di dua pertandingan Liga Champions berikutnya, dimulai dengan laga kandang lawan Villarreal, Kamis (30/9) dini hari WIB, serta duel lawan Atalanta di Old Trafford pada 20 Oktober.
Apa yang terjadi?
UEFA mengonfirmasi kabar hukuman Wan-Bissaka pada Rabu (29/9) pagi waktu setempat, menyusul insiden selama pertandingan di Bern awal bulan ini.
Sang full-back diberi kartu ketika pertandingan memasuki menit ke-34 setelah ia menerjang pemain Young Boys Christopher Martins. Wasit berkonsultasi dengan VAR sebelum ia memberi kartu merah langsung.
Kondisi itu membuat United - yang sedang memimpin 1-0 ketika itu lewat gol pembuka Cristiano Ronaldo - menyerahkan kendali pertandingan, dan mereka akhirnya secara mengejutkan harus kalah di tangan Young Boys, yang memastikan kemenangan di injury time babak kedua.
Siapa pengganti Wan-Bissaka?
Usai pertandingan, manajer Ole Gunnar Solskjaer menyesali kurangnya kedisplinan sang bek kanan, ketika berbicara dengan wartawan: "Dalam sepakbola secara umum, bukan hanya Liga Champions, disiplin adalah bagian besar dari permainan."
"Aaron biasanya adalah seorang tekel yang sangat cerdik, salah satu yang terbaik di dunia, jadi kami tahu kalau kami memberi diri kami tugas yang lebih sulit. Kami melakukannya tahun lalu ketika semua orang mengira kami lolos setelah dua pertandingan."
Wan-Bissaka tampaknya akan digantikan Diogo Dalot, yang masuk di posisi bek kanan sebagai pemain pengganti di Swiss, untuk pertandingan lawan Villarreal. United pastinya akan menjadikan duel ini sebagai balas dendam kekalahan mereka di final Liga Europa musim lalu.




