Kapten Villarreal Raul Albiol tidak bisa menutup kegembiraannya setelah Yellow Submarine mengangkat trofi Liga Europa 2020/21 dengan mengalahkan Manchester United 11-10 melalui drama adu penalti di Stadion Gdansk Arena, Kamis (27/5) dinihari WIB.
Albiol mengungkapkan, Villarreal sama sekali tidak mempersiapkan diri menghadapi adu penalti menjelang pertandingan ini. Namun, 11 pemain yang dipercaya sebagai algojo, termasuk penjaga gawang Jeronimo Rulli.
Pertandingan terpaksa diselesaikan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit. Albiol merupakan eksekutor ketujuh di adu penalti tersebut. Albiol mengaku terakhir kali melakukan eksekusi penalti ketika masih kanak-kanak.
“Ini sungguh luar biasa, gila. Apa yhang kami peroleh adalah sesuatu uang sangat besar. Tentunya kami harus menikmati ini dengan cara yang besar juga,” ujar Albiol dikutip laman Marca.
Albiol menambahkan, keberhasilan menjadi juara Liga Europa membuat Villarreal langsung diganjar tiga hadiah. Menurut Albiol, pemain Villarreal kini bisa menjalani liburan dengan senyum lebar.
“Kami mendapatkan tiga hadiah sekaligus. Selain juara, kami juga akan bermain di Liga Champions Eropa musim depan. Kami juga akan bertanding di Piala Super Eropa,” ucap pemain berusia 35 tahun itu.
“Sekarang kami ingin pergi liburan sehebat mungkin, dan merayakannya dengan cara yang besar.”
Hal senada diungkapkan Dani Parejo. Pemberi assist melalui tendangan bebas bagi Gerard Moreno ini menyatakan, gelar juara ini didedikasikan untuk presiden klub Fernando Roig yang tidak bisa hadir menyaksikan langsung pertandingan di tribune.
Meski bertolak ke Gdansk dengan pesawat pribadi, UEFA melarang Roig masuk ke dalam stadion, karena dirinya baru sembuh dari COVID-19. Hal ini sesuai dengan kebijakan yang diterapkan UEFA.
“Ini pertandingan yang sangat sulit, kami sangat kelelahan. Kami berusaha mengatasinya di momen tertentu, dan kami juga mencetak seluruh gol di adu penalti,” ucap Parejo.
