Harry Kane England 2022Getty Images

Kapten Inggris Sebut Harry Maguire Main Dengan 'Satu Kaki'

Kapten Inggris Harry Kane melakukan pembelaan terhadap Harry Maguire yang mendapat kritikan dari publik sepakbola Negeri Raja Charles akibat blundernya ketika bermain imbang 3-3 melawan Jerman.

Pada pertandingan pamungkas Grup 3 UEFA Nations League A di Stadion Wembley itu, Maguire menjadi penyebab hadiah penalti untuk Jerman, serta kesalahannya yang membuat Kai Havertz menggandakan keunggulan untuk tim tamu.

Maguire sempat menyatakan permintaan maaf atas dua kesalahannya itu kepada publik melalui akun Instagram pribadinya. Kendati demikian, kritikan tetap ditujukan kepada penggawa Manchester United tersebut, dan meminta manajer Gareth Southgate agar tidak membawa Maguire ke Piala Dunia 2022.

Walau begitu, Kane memberikan pembelaan terhadap Maguire. Menurut Kane, permainan sepakbola tidak mengandalkan individu, melainkan kerja sama tim. Kane menganggap kritikan terhadap Maguire salah sasaran.

“Setiap ada kesalahan individu, Anda akan hancur. Tapi kami adalah tim, kami akan saling mendukung. Mereka akan belajar. Mereka sangat baik bagi kami setiap kali mereka mengenakan kaus,” ujar Kane dikutip laman Metro.

“H (sapaan Maguire) mendapatkan cedera di bagian akhir, dan dia bermain selama lima, sepuluh menit dengan hampir satu kaki [menjelang laga usai]. Karakter hebat dari dirinya. Saya sangat bangga kepada dia di saat dalam kondisi seperti itu.”

Kane yang menyumbang satu gol melalui eksekusi penalti menambahkan, hasil imbang melawan Jerman menunjukkan mental pemain sudah sangat bagus, mengingat mereka tertinggal dua gol lebih dulu.

“Mentalitas dan perjuangan tim sudah ditunjukkan di laga ini. Kami tidak mendapatkan kemenangan, tetapi kami bisa bangga dengan apa yang kami lakukan, dan itu menempatkan kami di tempat yang baik menjelang Piala Dunia,” ucap striker Tottenham Hotspur itu.

“Kami sadar harus meningkatkan diri lagi, tetapi tidak ada banyak waktu sekarang. Kami akan kembali ke klub kami, dan mudah-mudahan semua pemain dalam kondisi fit, kuat, dan siap untuk kembali [ke tim nasional] di bulan November.”

Iklan
0