Luciano Valente menanggapi kritik yang diterimanya pekan lalu setelah kemenangan telak 0-7 Feyenoord atas PEC Zwolle. Kapten klub Rotterdam itu melihat timnya tampil dominan pada hari Minggu dan menilai laga di Zwolle menegaskan alasan mengapa ia tetap positif setelah kekalahan 5-1 dari Barcelona.
“Seingat saya, ini kali pertama saya menang sebesar ini,” kata Valente selepas pertandingan dalam wawancara dengan ESPN. “Kami memulai dengan sangat baik hari ini dan pada babak pertama saja sebenarnya sudah bisa unggul 0-6. Permainan kami bagus, dominan, dan ada banyak pergerakan.”
Feyenoord pun bangkit dengan meyakinkan dari kekalahan telak di Camp Nou. Menurut Valente, pertandingan itu, meski hasilnya menyakitkan, justru memicu sesuatu di dalam tim. “Pertandingan di Barcelona memberi kami energi yang bagus, terlepas dari hasilnya.”
Pernyataan itu juga sudah disampaikan Valente langsung setelah pertemuan dengan Barcelona, tetapi hal itu justru membuatnya menerima cukup banyak kritik. “Saat itu saya juga sudah mengatakan hal tersebut dan sebagian orang menganggapnya sangat aneh, tetapi hari ini menjadi contoh yang bagus mengapa itu benar.”
Salah satu penampilan terbaik saat melawan PEC ditunjukkan Nacho Ferri, yang mencetak tiga gol. Salah satu golnya sempat dicatat sebagai gol bunuh diri Simon Graves, tetapi keputusan itu kemudian dibatalkan wasit Alex Bos.
Valente melihat sang striker berkembang dengan sangat baik sejak kepergian Ayase Ueda. “Sejak Ayase pergi, Ferri mengisinya dengan sangat baik. Anda bisa melihat dia berkembang dari hari ke hari, juga dalam latihan. Sekarang dia mendapat ganjaran lewat gol-golnya dan saya bangga padanya.”
Givairo Read juga mendapat pujian dari kaptennya setelah mencatatkan tiga assist. “Sejak hari pertama setelah dia tidak pergi ke AS Roma, dia tampil luar biasa bersama Feyenoord.”





