Berita Live Scores
Liga 1

Kantor Imigrasi Beri Persib Bandung Teguran Keras

17.14 WIB 18/04/17
Galeri Michael Essien & Carlton Cole
Kantor Imigrasi Kelas I Bandung mengungkapkan Persib belum mengajukan permohonan KITAS untuk Essien dan Cole.

OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Persib Bandung mendapatkan teguran keras dari Kantor Imigrasi Kelas I Bandung lantaran memainkan dua pemain asing mereka, yakni Michael Essien dan Carlton Cole, yang belum memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). Seperti diketahui, dimainkannya Essien dan Cole pada laga melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, menuai polemik.

Persib menuturkan, berani memainkan Essien dan Cole lantaran sudah mendapatkan pengesahan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pihak Imigrasi Kelas I Bandung akhirnya mengungkapkan bahwa memang manajemen Persib belum mengajukan KITAS untuk dua pemain kelas dunia tersebut.

"Sampai dengan saat ini Selasa 18 April 2017 , PT Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB) selaku penjamin belum mengajukan permohonan alih status izin tinggal kunjungan ke izin tinggal terbatas," tulis Maulia Purnamawati, kepala Imigrasi Kelas I Bandung dalam rilis resminya.

SIMAK JUGA: Umuh Tegaskan Persib Tak Bersalah

Lebih lanjut, pihak Imigrasi menjelaskan, proses alih status tersebut memakan waktu 11 hari kerja. Mereka pun menuturkan permasalahan ini bukan hanya di Persib saja, tapi juga masalah klub yang mempekerjakan pemain asing di seluruh Indonesia.

SIMAK JUGA: Djanur Akui Persib Terkendala Jika Main Siang

"Tentunya hal ini membutuhkan penyelesaian yang menyeluruh oleh instansi terkait, yaitu antara klub, PSSI, BOPI, Kemenpora, Ditjen Imigrasi dan juga Kemenaker," tambahnya.

Lebih lanjut, pihak Imigrasi masih menunggu Persib mengurus masalah perizinan ini. "Terhadap permasalahan yang telah terjadi, Kantor Imigrasi Kelas I Bandung akan segera mengambil tindakan yaitu teguran keras berupa surat peringatan kepada PT Persib Bandung Bermartabat (PT.PBB) selaku penjamin untuk tidak lagi memainkan pemain asing yang belum mendapatkan izin bekerja dan izin tinggal terbatas," tegasnya.