Manajer Arsenal Mikel Arteta enggan membahas dakwaan Premier League terhadap Manchester City, dan memilih menjawab persiapan timnya menghadapi Brentford dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (12/2) malam WIB.
Arteta mendapat pertanyaan bertubi-tubi terkait dengan permasalahan City yang didakwa melanggar lebih dari 100 aturan di Liga Primer. Hal ini disebabkan Arteta pernah menjadi bagian The Citizen.
Pria berusia 40 tahun tersebut pernah bergabung dengan staf kepelatihan Pep Guardiola di City pada 2016 sebelum akhirnya hengkang untuk menangani Arsenal di tahun 2019.
“Maaf, saya tidak akan berkomentar tentang itu,” tegas Arteta dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Football London.
Selain itu, City juga menjadi salah satu pesaing Arsenal dalam perburuan gelar juara. Arsenal saat ini masih memimpin klasemen sementara. Mereka unggul lima poin dari City, dan memiliki satu pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan pesaingnya.
Kans Arsenal menjadi juara makin terbuka bila nantinya City dinyatakan bersalah. Sejumlah sanksi bisa dijatuhkan ke City, seperti denda, pengurangan poin, bahkan hingga degradasi.
Disinggung mengenai kemungkinan itu, Arteta kembali enggan memberikan pernyataan dengan mengatakan: “Saya tidak dapat menjawab pertanyaan itu, karena saya sudah menjawab pertanyaan sebelumnya. Maaf. Kami sudah sibuk dengan menjaga taman kami sendiri.”
Arteta menegaskan, dirinya hanya memikirkan pertandingan melawan Brentford dibandingkan duel kontra City. Berdasarkan jadwal, Arsenal akan menjamu City lima hari selepas laga melawan Brentford.
“Kami tidak mungkin memikirkan City ketika kami akan menghadapi Brentford. Satu-satunya kemungkinan adalah melihat Brentford,” tandas Arteta.
“Jadi, saya pikir satu-satunya fokus kami adalah kepada Brentford besok (hari ini), persiapannya adalah tentang itu. Kami harus menghadapi pertandingan dengan pola pikir yang benar, karena kami harus benar-benar bagus untuk mengalahkan mereka.”
