Kamboja - Piala AFFFFC

Kamboja Mau Lewati Gol Indonesia, Brunei Darussalam Ogah Jadi Lumbung

Pelatih Kamboja Ryu Hirose mematok target tinggi dalam matchday ketiga mereka di Grup A Piala AFF 2022 saat menjamu Brunei Darussalam di Stadion Morodok Techo National, Kamis (29/12) sore WIB.

Peluang Kamboja untuk lolos ke semi-final masih terbuka. Mereka kini mengumpulkan poin tiga dari dua pertandingan. Kamboja tertinggal tiga angka dari Thailand dan Indonesia.

Hirose mengatakan, Kamboja harus mendulang banyak gol di pertandingan nanti untuk menjaga peluang. Saat ini selisih gol Kamboja kosong, karena mereka masing-masing empat kali mencetak gol dan kebobolan.

Selisih itu tertinggal jauh dari Thailand dan Indonesia yang mempunyai perbedaan sembilan dan delapan gol. Brunei yang sudah kebobolan 17 gol menjadi kesempatan terbaik bagi Kamboja, mengingat lawan terakhir mereka adalah Thailand.

“Untuk pertandingan besok (hari ini), hal paling penting adalah mendapatkan tiga poin demi menjaga peluang kami. Sebagai tambahan, kami ingin mencetak gol sebanyak mungkin untuk mengalkulasi posisi kami dengan tim lain di klasemen,” tutur Hirose.

“Kami membutuhkan lebih dari tujuh gol. Mungkin orang akan berpikir ini mudah dilakukan, tapi kami tidak akan mudah mencetak lebih dari tujuh gol dalam sepakbola. Sebab, Brunei merupakan tim yang sangat bekerja keras. Jadi hal pertama yang harus dilakukan adalah mengawali pertandingan dengan baik.”

Di lain kubu, Brunei ingin pulang ke Bandar Seri Begawan dengan kepala tegak. Brunei bertekad mendapatkan kemenangan pertama di putaran final Piala AFF.

Hanya saja, situasi mereka sedang tidak bagus. Di samping harus kehilangan Mohammad Alinur Rashimy yang menjalani sanksi kartu merah, Brunei juga tanpa tiga pemain lainnya yang mengalami cedera.

“Kami tidak berada dalam kondisi bukan terbaik setelah tiga pertandingan dalam tujuh hari. Tiga pemain kami cedera, dan satu pemain diskors karena kartu merah,” kata pelatih Mario Rivera Campesino.

“Tapi mentalitas tim bagus, karena para pemain ingin mendapatkan setidaknya satu poin dari penyelenggaraan tahun ini.”

“Strategi kami adalah menjadi lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya, lalu meningkatkan performa kami. Kami ingin menguasai permainan dengan atau tanpa bola. Kami berharap menang, dan saya berharap kami masih memiliki tenaga yang cukup untuk memainkan permainan dengan intensitas tinggi.”

Iklan
0