Kalvin Phillips mengungkapkan bagaimana loyalitasnya kepada Leeds United membuatnya tak bisa bergabung dengan Manchester United musim panas ini.
Gelandang timnas Inggris itu bergabung ke Manchester City dengan harga £45 juta dan menolak pinangan The Red Devils.
Menurut Phillips, mustahil baginya mengikuti jejak Eric Cantona, Rio Ferdinand, dan Alan Smith yang membelot dari Elland Road ke Old Trafford.
Pemain 26 tahun itu berkata: "Ke [Manchester] United? Tidak, tak pernah ada kemungkinan saya ke sana."
"Kalian tahu loyalitas saya kepada Leeds. Keluarga saya juga, mereka semua fans Leeds. Saya merasa tersanjung Man United menginginkan saya, klub yang besar dan salah satu yang paling besar di dunia."
"Tapi tidak, saya harus menjaga kesetiaan saya kepada Leeds dan memilih ke Manchester satunya. Beginilah saya, jalan pikiran saya dan akan selalu begini."
"Saya ingin setia kepada orang-orang yang memberi saya kesempatan terbesar di dunia. Leeds adalah klub pertama yang memboyong saya, saya memastikan itu [setia] adalah hal utama yang akan saya lakukan."
Leeds dan Man United adalah duo rival sengit dengan sejarah panjang, dan pemain-pemain seperti Cantona, Ferdinand, dan Smith sudah merasakan betul kemarahan fans The Whites ketika mereka memutuskan membelot ke Setan Merah.
Tapi di kehadiran kontingen wilayah Yorkshire kental di Etihad, dengan Phillips akan menyusul rekan-rekan senegaranya yakni Kyle Walker dan John Stones, yang lahir di wilayah tersebut.
Striker baru Man City yang mewakili timnas Norwegia yakni Erling Haaland juga lahir di Leeds ketika ayahnya Alf-Inge bermain buat mereka.
Phillips menambahkan: "Senang bertemu Erling dan mengobrol soal Leeds dan soal asal saya dan di mana dia lahir. Dia bilang dia fans berat Leeds, tapi saya tidak tahu apakah dia lebih Leeds atau Man City."
