Kalvin Phillips Manchester City 2022-23Getty

Kalvin Phillips: Penghangat Bangku Cadangan Manchester City Atau Pemain Pep Guardiola Yang Sempurna?

Suatu hari Pep Guardiola pernah melakukan perjalanan 5.000 mil ke peternakan Marcelo Bielsa di Argentina. Kedatangannya untuk membicarakan taktik.

Baru-baru ini, mereka hanya berjarak 40 mil yang mana pertemuan terakhir Manchester City menghancurkan Leeds United 7-0 di Stadion Etihad. Kekalahan tersebut yang menjadi pemicu Bielsa dipecat, namun Guardiola tetap respek kepadanya.

Di antara banyak pencapaian Bielsa dalam membawa Leeds dari klub Championship ke papan tengah Liga Primer Inggris secara berturut-turut, adalah menemukan dan mengasuh pemain dengan potensi besar.

Kalvin Phillips adalah pemain lokal yang punya kualitas. Namun, Bielsa memiliki peran besar sehingga menjadikannya satu di antara pemain Inggris yang paling penting di tingkat internasional.

"Kalvin telah memperoleh prestise yang memungkinkan dia untuk memiliki pengaruh yang lebih besar dalam permainan, dan rekan satu timnya merasakan kapasitas itu," kata Bielsa.

“Dia banyak berkembang di saat-saat pertandingan dan dia tahu bagaimana menemukan solusi yang dituntut dalam setiap tindakan."

"Dia sangat matang dalam interpretasinya untuk mengambil solusi terbaik. Kalvin bermain di level yang sangat tinggi dan telah menunjukkan bahwa tanggung jawab tidak menghalanginya - itu meningkatkannya."

Kelengkapan yang dipunya Phillips persis seperti yang dicari Guardiola. Manchester City perlu mencari pemain untuk menggantikan Fernandinho, yang memutuskan menyelesaikan sembilan tahun masa tinggalnya di klub pada akhir musim lalu.

Guardiola telah melihat kualitas Phillips sendiri. Ia sempat memberi selamat kepadanya atas penampilan yang mengesankan dalam hasil imbang 1-1 dengan City pada Oktober 2020.

Sekarang, pemain berusia 26 tahun itu telah menyelesaikan £42 juta ($51 juta) ke City. Guardiola juga menolak kesempatan untuk mengontrak Frenkie de Jong dari Barcelona antara lain demi bintang Inggris itu.

Sangat mudah untuk memahami mengapa Phillips terlihat sangat cocok untuk Guardiola.

Phillips telah menghabiskan musim-musim terakhir bermain dalam sistem ofensif, berorientasi terhadap posisi, energi tinggi yang mirip dengan City, unggul dalam peran yang menuntut di tengah lapangan.

Bielsa tahu Phillips bisa menangani beban kerja yang diberikannya. Guardiola juga yakin Phillips bisa melakukan hal yang sama di City.

“[Bielsa] unggul dalam permainan saya melebihi apa yang saya pikir bisa saya mainkan,” kata Phillips. "Saya sangat berterima kasih karena dia melatih saya."

"Jelas, kita semua tahu bahwa ketika Bielsa memimpin di Leeds, temponya sangat tinggi dari sisi ke sisi, jadi akan ada gol yang masuk di kedua sisinya."

“Saya pikir cara City bermain dengan tempo yang sangat tinggi dan mereka menjaga bola dan melakukannya dengan sangat baik, jadi mereka mencetak banyak gol.”

Guardiola memandang gelandang bertahan sebagai posisi kunci. Ia mengetahuinya sejak dipercaya oleh Johan Cruyff pada tahap awal karier bermainnya di Barcelona.

Guardiola meneruskan apa yang diajarkan oleh mentornya kepada Rodri. Alhasil, pemain internasional Spanyol itu menjadi sosok kunci dalam kesuksesan gelar musim lalu.

Memang, Guardiola sangat teliti dalam pendekatannya. Ia memastikan bahwa Rodri selalu berada di posisi yang tepat.

“Gelandang bertahan harus [di depan pertahanan],” kata bos City kepada rekan senegaranya. "Seperti jika Anda mengendarai mobil dan pindah ke kursi belakang, Anda bisa menabrak. Pengemudi harus ada di depan."

Rodri, tentu saja, telah membuat posisinya sendiri di City, itulah sebabnya Fernandinho memutuskan untuk tidak bertahan di Etihad selama satu musim lagi.

Phillips, kemudian akan menjadi pengganti Rodri. Keadaan tersebut bukan sesuatu yang buruk.

Phillips akan diberikan waktu untuk beradaptasi, yang merupakan keuntungan nyata bagi pemain baru. Mengingat beberapa pendatang anyar, seperti temannya dan rekan setim barunya Jack Grealish, membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk menyesuaikan diri dengan filosofi City.

Namun, seharusnya ada banyak peluang untuk bersinar, dengan City sekali lagi bersaing di empat ajang dan Rodri kemungkinan akan lebih banyak diistirahatkan setelah mengakhiri musim 2021/22 yang melelahkan.

Memang, bergabung dengan City akan menjadi keputusan yang mudah, meskipun Phillips harus mengucapkan selamat tinggal pada klub yang dibelanya sejak berusia 14 tahun.

Perjalanan Inggris ke final Euro 2020 memberinya cita rasa sepakbola di level tertinggi dan dia ingin lebih.

“Sulit bagi saya untuk mengatakan sekarang bagaimana saya akan bermain di tim, tetapi saya senang datang ke tim dengan 18 superstar,” kata Phillips.

“Jelas, saya bermain di final Euro dan, sejujurnya, rasa gugup tidak terlalu memukul saya ketika saya bermain. Saya menangani situasi seperti itu dengan sangat baik.

“Saya pikir saya cukup cocok untuk bermain di pertandingan besar. Saya belum punya banyak pengalaman di laga besar, tetapi mudah-mudahan musim ini saya akan melakukannya.”

Tentu saja, di Etihad, ada jaminan sedekat mungkin bermain di pertandingan-pertandingan besar dan menantang untuk trofi-trofi besar.

Namun transfer itu masih membawa beberapa risiko bagi Phillips, terutama dengan Piala Dunia yang akan datang pada akhir tahun.

Phillips tetap menjadi pilihan pertama bersama Declan Rice di lini tengah. Tetapi Gareth Southgate mungkin membuat perubahan akibat penampilannya yang menurun belakangan ini.

Southgate memiliki alternatif, apakah itu pemain baru Jude Bellingham dan Conor Gallagher, atau pengalaman Jordan Henderson, dan Phillips tidak ingin menghangatkan bangku cadangan di City pada November mendatang.

Hanya saja, pengalamannya di Inggris dapat membantu perkembangannya di level klub.

Guardiola sering mengembangkan filosofi taktisnya ketika lawan menyusun rencana untuk menghentikan City. Ia akan melakukannya lagi, paling tidak karena penambahan No.9 baru di Erling Haaland.

Dengan penjualan Gabriel Jesus ke Arsenal dan potensi kehilangan Raheem Sterling, Guardiola mungkin ingin bek sayapnya bermain lebih tinggi di lapangan. Artinya ia bakal menggunakan poros lini tengah ganda untuk menutupi pergerakan mereka.

Bisa juga Rodri bermain lebih tinggi setelah musim di mana menunjukkan kemampuannya untuk mencetak gol-gol penting – paling tidak pada hari terakhir melawan Aston Villa.

Phillips akan diberi waktu untuk berhasil karena langkah untuk tim yang berjuang dari degradasi ke rival yang mengejar Liga Champions akan cukup besar.

“Saya pikir ada lebih banyak yang akan datang dari saya. Ketika Bielsa masuk, saya tidak pernah berpikir saya akan meningkatkan permainan saya sebanyak yang saya miliki."

“Pep juga adalah salah satu manajer terbaik di dunia, jadi ini adalah sesuatu yang berbeda tetapi sesuatu yang saya percaya, saya butuhkan untuk lebih unggul dalam permainan dan saya menantikannya.”

Guardiola akan menantikan untuk bekerja dengannya. City telah mengontraknya sebagai pemain yang lapar dan berbakat, sekarang sangat siap untuk menyadari potensi besar yang pertama kali dilihat Bielsa dalam dirinya ketika mengambil alih Leeds empat tahun lalu.

Iklan
0