Cagliari Juventus VARSocial media

Kalah Kontroversial Dari Juventus, Presiden Cagliari Berang


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Cagliari yang bermain luar biasa secara ironis harus takluk lewat skor tipis 1-0 dari tamunya Juventus, pada giornata 20 Serie A Italia, Minggu (7/1) dini hari WIB.

Kekalahan itu lantas membuat presiden Cagliari, Tommaso Gulini, berang lantaran menilai Juve meraihnya lewat cara yang kontroversial. Setidaknya ada dua insiden yang memicu kelalahan Isolani di pertandingan ini.

Pertama adalah gol tunggal Juve dari Federico Bernardeschi di menit ke-74, yang terjadi lantaran wasit tak mengacuhkan tergeletaknya bomber Cagliari, Leonardo Pavoletti, akibat sikutan Medhi Benatia sebelum gol terjadi.

Cagliari Juventus VARsocial media

Pasca gol tersebut insiden kontroversial kembali terjadi lantaran handball Bernardeschi di kotak terlarang Juve, yang bisa memberi Cagliari hadiah penalti. Namun wasit pemimpin laga kembali tak mengacuhkannya, padahal bisa menghindari dua kontroversi itu dengan bantuan VAR.

"Sayangnya, saya tak bisa menemukan alasan kenapa mereka [wasit] tak memeriksanya. Kami bertaruh untuk hidup kami dalam pertandingan seperti ini, sebelumnya itu juga sudah pernah terjadi di Roma," ujar Gulino geram, seperti dikutip Sky Sport Italia.

"Jika orang-orang menginginkan liga yang kompetitif, itu satu hal yang bisa terwujud. Namun bila mereka menginginkan liga di mana semua klub besar selalu menang, mereka harus memberi tahu kami.

"Adalah luar biasa hal semacam itu tak dilihat lagi lewat VAR. Luar bisa. Sama buruknya dengan handball Dries Mertens melawan Crotone. Bernardeschi sudah mendapat kartu kuning, jadi dia kemungkinan akan dapat kartu merah karena handball itu. 

"Kami pasti sudah puas bila setidaknya wasit melihat VAR sendiri. Saya ingin menjelaskan pada diri saya sendiri bagaimana sistem VAR ini bekerja. Satu hal yang pasti adalah saya tidak menerima kekalahan ini!" tandasnya emosi.

Iklan