Legenda AC Milan Kaka, menyebut hubungannya dengan loyalis Rossoneri autentik.
Selama tujuh musim antara 2003-09 dan 2013/14, Kaka mengukuhkan diri sebagai salah satu pemain terbaik klub tersebut dengan berhasil merajai Serie A, Liga Champions dan meraih Ballon d'Or 2007.
Di aplikasi resmi AC Milan, Kaka mengenang bagaimana dia mengirimkan rasa hormat ke tribun San Siro dengan menepuk-nepuk dadanya menggunakan tangan.
"Cerita ini menjadi luar biasa karena hubungan kami begitu autentik," kata Kaka.
"Saya tidak merencanakan apapun agar fans menyukai saya. Semua berjalan dengan natural."
Kaka meninggalkan Milan untuk berkostum Real Madrid pada 2009. Meski aksinya di ibu kota Spanyol tidak segemilang di Italia, dia berhasil meraih gelar LaLiga dan Copa del Rey.
Kaka kemudian menyebutkan chants spesial fans Milan untuknya selalu mengembalikan lagi sisi emosional di momen-momen terbaik kariernya.
"Chant saya: 'Kami semua datang sejauh ini untuk melihat Kaka mencetak gol," kenangnya.
"Setiap saya mendengar chant itu, ketika saya kembali ke San Siro dan mereka menyanyikannya, ketika saya menonton video online dan melihat mereka bernyanyi, saya langsung merinding karena ikatan emosional yang begitu kuat."


