Kai Havertz, Chelsea, Champions League 2020-21Getty

Kai Havertz Sebut Lawan Tersulit Chelsea Menuju Final Liga Champions

Kai Havertz merasa Atletico Madrid dan Porto adalah lawan-lawan tersulit yang dihadapi Chelsea dalam perjalanan mereka menuju final Liga Champions.

Bukan Real Madrid yang dipilih Havertz, padahal Los Blancos adalah lawan Chelsea di semi-final.

Di babak 16 besar, Chelsea menyingkirkan Los Rojiblancos dengan keunggulan agregat 3-0, menang 1-0 di leg pertama dan menang 2-0 di leg kedua.

Di babak perempat-final, Chelsea harus berjumpa dengan Porto, yang menyingkirkan Juventus di babak 16 besar. Di leg pertama, pasukan Thomas Tuchel itu menang 2-0 di leg pertama, meski kalah 1-0 di leg kedua.

Di semi-final, Chelsea menang agregat 3-1 atas Real Madrid dengan catatan imbang 1-1 di leg pertama, namun menang 2-0 di leg kedua.

Chelsea akan menghadapi Manchester City di final Liga Champions di Porto, Minggu (30/5) dini hari WIB, sebagai final kedua sesama tim Inggris dalam tiga tahun.

"Porto dan Atletico adalah lawan yang sulit dihadapi karena kekuatan pertahanan mereka," ujar Havertz di laman resmi klub.

"Mereka mengatur diri mereka di pertahanan sendiri dan menunggu Anda melakukan kesalahan."

"Bagi saya, itu adalah pertandingan-pertandingan yang paling sulit. Laga favorit saya adalah leg kedua lawan Real Madrid ketika kami mencapai final. Itu bagus."

"Ada beberapa pertandingan yang bagus, tapi bagi saya, sorotannya adalah laga lawan Real."

Havertz kemudian memuji Tuchel, yang mencapai final Liga Champions musim lalu bersama Paris Saint-Germain.

Havertz yakin kepercayaan diri tim sedang tinggi jelang pertandingan final lawan The Citizens nanti.

"Kami mendapatkan banyak kepercayaan diri selama beberapa bulan terakhir dari hasil-hasil bagus kami dan cara kami bermain," ujar Havertz lagi.

"Keyakinan diri umumnya sangat penting dalam sepakbola dan kepercayaan diri kami meningkat pesat, jadi itu membuat sebuah perbedaan."

Iklan
0