Luca ToniGetty Images

Eks Juventus Sedih Serie A Tak Laku, Cuma Kebagian Pemain Gagal Dari Luar Negeri

Striker legendaris Italia Luca Toni kecewa melihat Serie A yang tak lagi menjadi daya tarik pesepakbola kelas dunia.

Dahulu sarang pemain-pemain kelas wahid seperti Ronaldo, Marco van Basten, sampai Zinedine Zidane, Liga Italia saat ini dinilai semakin turun pamor.

Klub-klub Serie A total menggelontorkan €749 juta demi belanja pemain, dan jika dibandingkan pasar Ligue 1 Prancis atau Bundesliga Jerman, Liga Italia memang relatif lebih kuat.

Namun angka tersebut hanya sekitar sepertiga dari €2,2 miliar yang dibelanjakan klub-klub Liga Primer Inggris, dengan bintang-bintang seperti Erling Haaland, Casemiro, sampai Antony lebih memilih untuk mengadu nasib di tanah Britania.

Toni, yang mengoleksi 157 gol selama berkarier di Serie A, pun menyayangkan hal tersebut.

"Tak ada lagi pemain hebat yang datang dari luar negeri," ucap juara Piala Dunia 2006 itu kepada SportWeek.
"Sekarang kita [Serie A] cuma bisa merekrut pemain yang sudah memasuki penghujung kariernya, atau yang sudah pernah gagal di tempat lain."

Terlepas dari komentar Toni, Serie A kini dianggap sebagai liga yang sempurna untuk mengembangkan pemain muda. Rossoneri sukses mencaplok talenta 21 tahun Charles De Ketelaere dari Club Brugge, sementara bintang muda Khvicha Kvaratskhelia menjadi buah bibir saat Napoli meluluh lantakkan Liverpool 4-1 di Liga Champions Eropa pekan lalu.

Iklan