Ada spekulasi yang menyebutkan bahwa Juventus akan kembali menunjuk Massimiliano Allegri sebagai pelatih meski itu berarti akan ada perombakan besar-besaran.
Jika Allegri kembali ke Allianz Stadium, maka berarti Bianconeri kemungkinan akan berpisah dengan dua petinggi mereka, Fabio Paratici dan Pavel Nedved.
Allegri dipecat Juve pada 2019 lalu meski kontraknya saat itu masih tersisa satu tahun. Ia sukses memenangkan 11 trofi dalam lima musim serta dua kali membawa tim mencapai final Liga Champions.
Ia selalu memiliki hubungan baik dengan presiden klub, Andrea Agnelli, yang juga telah ditemuinya kembali pada awal April ini.
Namun sebaliknya, hubungan dengan pimpinan eksekutif klub, Paratici dan wakil presiden Nedved tidaklah mulus. Keduanya merupakan otak di balik pemecatan Allegri tiga tahun lalu.
Menurut laporan Il Corriere della Sera, Nedved kala itu bahkan mengancam untuk mengundurkan diri dari jabatannya apabila Allegri terus menangani Juventus.
Dalam wawancara dengan Sky Sport Italia, Allegri mengonfirmasi dirinya memang punya hubungan harmonis dengan Agnelli, namun tidak dengan Paratici dan Nedved.
Peluang Allegri untuk kembali ke Turin memang terbuka. Pasalnya, pelatih saat ini, Andrea Pirlo tengah berada dalam tekanan hebat usai pasukannya gagal mempertahankan Scudetto Serie A, tersingkir dini dari Liga Champions dan bahkan terancam finis di luar empat besar.
Serangkaian hasil buruk sepanjang musim 2020/21 ini menempatkan Juventus di posisi keempat klasemen menjelang akhir kampanye, mereka harus bersaing ketat dengan Atalanta, Napoli dan AC Milan untuk memperebutkan tiket ke Liga Champions tahun depan.


