Lazio mengalami kerugian dengan adanya pandemi virus corona yang membuat peluang mereka untuk bisa meraih Scudetto Serie A musim ini hampir sepenuhnya sirna.
Biancocelesti sebenarnya hanya berjarak satu poin dari Juventus di puncak klasemen sebelum krisis COVID-19 melanda, hingga menyebabkan kompetisi dihentikan selama lebih dari tiga bulan.
Sejak Serie A kembali bergulir, Lazio mengalami penurunan performa drastis. Mereka mengalami tiga kekalahan dalam empat laga terakhir, hingga akhirnya harusmenghuni posisi keempat dan berjarak delapan poin dari Juventus.
Kedua tim akan bertemu pada Selasa (21/7) dini hari mendatang di Allianz Stadium, namun duel yang sedianya bisa menjadi penentu Scudetto musim 2019/20 tersebut kini berarti lain bagi Lazio.
Ditanya Tuttojuve.com apakah pandemi COVID-19 menjadi penyebab sulitnya Lazio meraih Scudetto, Arturo Diaconale selaku juru bicara klub menjawab: "Saya sepenuhnya setuju."
"Pandemi menggusur Lazio dari jalur yang [juara] yang jelas mereka jalani di lga. Juventus memiliki para pemain juara yang hebat dan dapat menyelesaikan situasi apa pun. Mereka selalu mengelola situasinya, bahkan ketika mereka tidak bermain bagus."
"Itulah keuntungan besar yang mereka miliki dibandingkan para pesaing. Ketika mereka dalam bentuk terbaik, mereka sulit dikalahkan."
"Dalam hal rencana permainan, Lazio punya kesempatan untuk mengulangi hal-hal indah yang telah mereka lakukan musim ini."
Diaconale mengaku tidak tahu penyebab pasti mengapa pasukan Simone Inzaghi menurun drastis, namun yang pasti tetap menginginkan hasil positif melawan Juventus.
"Saya tidak punya penjelasan untuk itu. Setidaknya dari luar tim, sulit untuk memberikan penilaian objektif terhadap situasi tersebuat," lanjutnya.
"Yang penting adalah mereka bisa memberikan reaksi saat menghadapi Juventus."
Tonton keseruan Serie A Italia dan liga-liga lainnya di rumah hanya di IndiHome! Untuk informasi lebih lanjut klik di sini.




