Juventus secara mengejutkan takluk 2-0 dari Genoa di Luigi Ferraris, pada giornata 28 Serie A Italia, Senin (18/3) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut jadi yang perdana Si Nyonya Tua telan di Serie A musim ini, sekaligus kekalahan tandang pertama di Serie A sejak November 2017.
Merespons hasil buruk tersebut, pelatih Juve, Massimiliano Allegri, mengakui timnya tidak bermain sebagaimana mestinya. Namun dia mengimbau media dan khalayak sepakbola, untuk tak melebih-lebihkan kekalahan ini.
Getty ImagesAllegri juga memaklumi kekalahan tersebut, karena di Serie A musim ini I Bianconeri sudah lalui 28 laga dengan raih 24 menang, tiga kali imbang, dan cuma sekali kalah.
“Saya mengharapkan Juve yang berbeda. Kami tidak menunjukkan performa yang baik, kami membuat beberapa kesalahan, dan kemudian gol dari Genoa muncul entah dari mana," ujar Allegri, seperti dikutip DAZN.
“Sama seperti kekalahan di Coppa Italia dari Atalanta, kami memilih permainan yang tepat untuk kalah, karena itu tepat sebelum jeda untuk jeda internasional, jadi kami punya waktu untuk beristirahat.
“Kelelahan tak terhindarkan, upaya yang kami lakukan melawan Atletico Madrid tengah pekan lalu membebani kami. Kami menjalankan beberapa risiko di babak pertama, tetapi melakukan segalanya lebih baik setelah jeda. Setelah kami tampaknya mulai memegang kendali, saat itulah kami kebobolan dan permainan berubah.
"Anda tidak dapat memainkan setiap partai dengan kemampuan terbaik Anda. Saya pikir, jika ada, kekalahan ini dapat membantu kami untuk 'bangun'. Kami pikir kami sudah memenangkan Scudetto, tetapi bukan itu masalahnya. Kami membutuhkan lima kemenangan lagi dan sekarang harus berharap Napoli kehilangan beberapa poin.
“Mustahil untuk memenangkan setiap pertandingan, saya sudah mengatakan itu sejak awal, jadi tidak perlu membuat drama atas kekalahan ini. Kami telah memainkan 28 pertandingan, menang 24 kali dan seri tiga, jadi kekalahan ini ini tidak terlalu buruk," pungkasnya.

