Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, diambang trofi keduanya sebagai juru taktik La Vecchia Signora. Setengah bercanda, ia pun minta disamakan dengan bos terdahulu klub, Massimiliano Allegri.
Terbaru, Juventus sukses singkirkan Inter Milan pada semi-final Coppa Italia setelah bermain imbang 0-0 di Stadion Allianz pada leg kedua, Rabu (10/2) dini hari WIB.
Juve berhak melenggang ke final dengan keunggulan agregat. Pada pertemuan pertama, Cristiano Ronaldo dkk menang atas Inter dengan skor 2-1 di Giuseppe Meazza, tengah pekan lalu.
Lini defensif Juventus di bawah arahan Pirlo dipuji dan mulai disamakan kala era Allegri. Duet Merih Demiral dan Matthijs De Ligt tampil solid di jantung pertahan Bianconeri.
“Senang mendengar [perbandingan] itu. Jika saya harus memenangkan apa yang dia menangkan, Anda bisa memanggil saya ‘Allegriano’,” ucap Pirlo, sembari tersenyum.
“Setiap laga kami persiapkan dengan cara yang berbeda. Inter nyaris tidak memiliki tembakan ke gawang kami dan kami punya peluang itu, kami sangat puas,” tutur pelatih berusia 41 tahun itu.
“Sejak awal musim kami menerapkan formasi 4-4-2, tapi dengan gaya main berbeda-beda dan kami menyesuaikan dengan lawan. Kami tahu bagaimana cara melancarkan serangan balik dengan tetap bisa bertahan dengan baik,” pungkasnya.
Tercatat, Allegri menjuarai empat trofi Coppa Italia selama melatih Juventus. Ia hanya sekali gagal mengamankan gelar itu pada musim 2018/19 alias tahun terakhirnya di Turin pasca-tereleminasi di perempat-final dari Atalanta.
Selama bersama Allegri, Juve pun menjuarai lima scudetto dengan predikat tim yang paling sedikit kebobolan.
Adapun pada partai final Coppa Italia yang bakal dihelat Mei mendatang, Juventus akan melawan pemenang laga semi-final lainnya antara Napoli dan Atalanta yang akan berlangsung dini hari nanti.




