Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, mengakui bahwa dirinya gagal memenuhi ekspektasi klub dan fans pada musim perdananya menukangi La Vecchia Signora.
Terkini, Juventus ditahan imbang Fiorentina dengan skor 1-1 pada giornata ke-33 Serie A di Stadion Artemio Franchi, Minggu (25/4).
Fiorentina unggul sejak babak pertama melalui sepakan penalti striker Duan Vlahovic pada menit ke-29. Sementara Juve samakan skor sesaat setelah paruh kedua dimulai via pemain pengganti, Alvaro Morata, pada menit ke-46.
Dengan hasil ini, Juve turun ke urutan keempat klasemen sementara dengan koleksi 66 poin dan berpotensi terlempar dari zona Liga Champions. Maklum, Giorgio Chiellini dkk kini cuma unggul tiga poin dari Napoli yang menempati urutan kelima.
“Harapan awalnya [ketika saya mengambil alih] berbeda dan saya tidak berpikir saya melakukan pekerjaan seperti yang diinginkan,” ucap Pirlo selepas laga.
"Setiap pertandingan yang berlalu, Anda akan mempelajari sesuatu dari situ, tapi saya tidak puas dan saya pikir pihak klub juga begitu,” tutur pelatih berusia 41 tahun itu.
“Pada babak pertama kami tampil sangat buruk dan kami harus lakukan pendekatan berbeda. Itu hal fundamental guna bersaing di zona Liga Champions. Pada babak kedua, kami tampil lebih baik." pungkasnya.
Bersama Pirlo, Juve sebetulnya sudah mengamankan gelar Piala Super Italia, Januari lalu. Tapi yang mengecewakan, si Putih Hitam secara mengejutkan disingkirkan Porto pada babak 16 besar Liga Champions.
Adapun trofi yang masih berpeluang dimenangkan Pirlo dan Juve musim ini adalah Coppa Italia saat mereka akan bersua Atalanta pada partai final di Stadion Mapei, 19 Mei mendatang.




