Gianluigi Buffon meyakini Juventus akan mampu bermain sesuai dengan filosofi Maurizio Sarri musim depan setelah berusaha mengembangkan gaya permainannya bersama skuad saat ini.
Bianconeri membidik gelar juara Serie A kesembilan secara beruntun dan berada di jalur yang benar dengan menduduki puncak klasemen sementara musim ini, unggul satu poin atas Lazio dengan menyisakan 12 pertandingan.
Menjelang kembalinya mereka beraksi di liga domestik melawan Bologna pada 22 Juni mendatang setelah tiga bulan vakum karena pandemi virus corona, Buffon merasa optimistis bahwa para pemain Juventus kini perlahan mulai memahami metode Sarri.
"Saya percaya bahwa tahun depan kita akan memiliki kesempatan menyaksikan Sarri yang sebenarnya dan juga gaya permainan Juventus ala Sarri yang sebenarnya," kata Buffon kepada DAZN Italia.
"Setelah bertahun-tahun, ketika Anda membuat perubahan, stimulus dan tekad individu untuk menjadi responsif terhadap instruksi pelatih baru selalu menghadirkan perbedaan."
Serie A dihentikan pada awal Maret ketika pandemi COVID-19 mengguncang dunia, dengan Italia mencatatkan 34.405 angka kematian dari total 238.000 kasus yang mereka alami.
Penyerang Juventus, Paulo Dybala menjadi salah satu pesepakbola yang tertular virus tersebut namun mampu pulih sepenuhnya dan dalam kondisi fit untuk beraksi.
Dybala, yang mencetak 13 gol dan 12 assist dalam 35 penampilannya sejauh musim ini, merupakan komponen penting lini depan Juventus dengan kemampuan menjadi pembeda baik tampil sebagai starter mau pun cadangan, menurut Buffon.
"Saya melihatnya [Dybala] sebagai pemain yang sangat bagus." lanjut sang kiper veteran. "Ia memiliki kesadaran bahwa ia bisa menjadi pembeda baik bermain sebagai starter atau cadangan. Bagi kami dapat mengandalkan Paulo dalam kondisi ini sangat penting."
Komposisi lini depan lainnya, Cristiano Ronaldo, telah menikmati kampanye kedua di Turin yang lebih baik, mampu mengemas 21 gol dalam 22 pertandingan, statistik yang sama ketika ia menutup Serie A musim 2018/19.
Buffon meyakini Ronaldo telah menunjukkan levelnya dan mengungkapkan bahwa sang superstar Portugal punya kemampuan mental yang belum pernah dilihatnya di pemain lain.
"Cristiano adalah juara dalam sejarah sepakbola, ia tidak bisa diragukan," sanjungnya. "Ia adalah pemain dengan determinasi, keganasan, mentalitas yang sampai sejauh ini, belum pernah saya temukan di pemain lain."


