Bos Juventus Massimiliano Allegri tak ingin mengambil pusing setelah anak asuhnya terseok-seok di Liga Champions Eropa 2022/23 dengan menorehkan dua kekalahan beruntun.
Bianconeri dihantam Benfica 2-1, Kamis (15/9) dini hari WIB setelah pekan lalu juga dihajar Paris Saint-Germain dengan skor yang sama.
Arek Milik sejatinya membawa Juve unggul cepat saat menjamu Benfica, tetapi permainan Si Nyonya Tua berangsur pasif seiring laga berjalan, dan dibobol lewat penalti beberapa menit sebelum turun minum membuyarkan ritme mereka sepenuhnya.
David Neres akhirnya mencetak gol kemenangan Benfica di menit 55, memastikan Juve terpaut enam poin dari mereka dan PSG di Grup H.
Menanggapi performa timnya musim ini, bek veteran Si Nyonya Tua Leonardo Bonucci mengaku "cemas", tetapi Max Allegri tidak sepakat.
"Cemas tidak ada artinya, kami cuma harus fokus dan bekerja," ungkap sang Allenatore kepada Sky Sports.
gettyAllegri mengaku Juve memang terancam di UCL, tetapi merasa mereka masih bisa selamat dan tak ingin berama-lama memikirkannya.
"Sepakbola itu sulit dijelaskan, saya cuma bisa bilang bahwa setelah tertinggal 2-1, pertandingan sudah selesai. Kami masih berisiko kebobolan 3-1 dan 4-1."
"Ada peluang bagus di menit akhir, tapi performa Juventus tak akan bisa lebih baik dari ini. Tak ada artinya bicara dan menjelaskan, kami cuma bisa bekerja keras."
"Saya sudah bilang ke tim kalau momen-momen seperti ini bisa terjadi di sepakbola. Kita harus keluar sana sebagai satu tim, dengan rasa tanggung jawab."
"Kami punya jadwal Serie A penting kontra Monza, setelah itu baru boleh pikirkan Eropa. Rumit itu pasti, tapi masih bisa diselamatkan."




