Juventus mengirimkan banding atas keputusan sanksi penutupan satu bagian tribune stadion mereka akibat nyanian rasisme fans.
Federasi Sepakbola Italia (FIGC) menerima laporan adanya nyanyian rasisme saat Bianconeri menang 3-1 atas Napoli dalam laga Serie A pada 29 September lalu.
Saat itu, bek sentral Napoli asal Senegal, Kalidou Koulibaly disebut menjadi sasaran rasisme tifosi tuan rumah yang memadati Allianz Stadium.
Buntut dari insiden tersebut, FIGC memutuskan untuk memberikan sanksi penutupan Curva Sud atau tribun utara stadion.
ANSA melaporkan bahwa Juventus memiliki beberapa hari ke depan untuk menunggu hasil dari banding mereka.
Juventus masih perkasa di pucuk klasemen sementara Serie A musim 2018/19 ini dengan catatan delapan kemenangan beruntun.



