Penggawa timnas Indonesia Justin Hubner berambisi mengangkat trofi internasional pertamanya bersama Wolverhampton Wanderers U-21. Trofi yang dibidik Hubner ini adalah Premier League International Cup 2023/24.
Turnamen ini digelar federasi sepakbola Inggris (FA) untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda mendapatkan pengalaman internasional lebih banyak. Ajang itu diikuti sejumlah akademi klub besar di Eropa.
Sejak pertama kali digelar pada musim 2014/2015, hanya Manchester City yang mampu menjadi juara di edisi pertama. Porto dua kali mengangkat trofi, diikuti Villarreal, Bayern Munich, dan PSV Eindhoven.
Demi mewujudkan ambisi menjadi tim kedua Inggris yang mampu menjadi juara, Wolves U-21 terlebih dulu akan menghadapi Crystal Palace, Selasa (27/2) dini hari WIB, di perempat-final.
“Saya tak sabar memainkan pertandingan ini. Semoga kami bisa menang melawan Crystal Palace untuk melaju lebih jauh di turnamen, dan menembus semi-final,” ujar Hubner dilansir laman resmi klub.
“Mudah-mudahan kami bisa lolos ke final, dan menjuarai turnamen ini. Kami akan melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan pada hari Senin, dan kita lihat apa yang terjadi.”
“Saya pastinya ingin bermain di final, dan pada akhirnya mengangkat trofi ini. Yang paling penting adalah memenangkan pertandingan ini. Kami ingin memainkan sepakbola yang bagus, tetapi hal terpenting adalah menang.”
Hubner menambahkan, penampilan bersama timnas senior di Piala Asia 2023 sedikit banyak telah meningkatkan kemampuannya, karena di ajang itu berhadapan dengan sejumlah pemain yang mempunyai nama besar di Asia.
“Sebelum Piala Asia kami memainkan pertandingan persahabatan melawan Iran, dan mereka memiliki beberapa pemain bagus seperti Mehdi Taremi. Di Piala Asia kami bermain melawan Jepang yang mungkin merupakan tim terkuat. (Takumi) Minamino, (Kaoru) Mitoma, (Takefusa) Kubo memainkan pemain yang sangat kuat,” tutur Hubner.
“Sungguh menakjubkan bermain melawan mereka, dan itu sangat bagus. Saya pikir saya membuat beberapa langkah besar, dan belajar banyak dari turnamen ini, baik secara defensif dan teknis. Sangat membantu saya memainkan turnamen (Piala Asia) ini untuk karir saya di Wolves.”
