Jurgen Klopp Liverpool Premier LeagueGetty

Jurgen Klopp Tunjukkan Apa Yang Harus Liverpool Lakukan Untuk Singkirkan Real Madrid

Jurgen Klopp menunjukkan apa yang harus Liverpool lakukan untuk bisa mengalahkan Real Madrid dan lolos ke semi-final Liga Champions.

The Reds menelan kekalahan 3-1 di tangan Los Blancos di leg pertama babak perempat-final Liga Champions di Santiago Bernabeu. Upaya klub asal Merseyside itu untuk memburu Piala Eropa yang ketujuh mendapat tantangan yang berat.

Dua gol dari Vinicius Junior dan satu gol dari Marco Asensio membawa Real Madrid memiliki keunggulan jelang leg kedua, namun satu gol tandang Liverpool yang dicetak Mohamed Salah juga bernilai sangat penting.

Untuk bisa lolos ke babak empat besar, Liverpool harus menang dengan skor 2-0. Klopp yakin timnya akan bisa bangkit ketika kedua tim bertemu di leg kedua di Anfield, Kamis (15/4) dini hari WIB.

Namun, Klopp mengingatkan agar Liverpool tidak memberi Real Madrid satu inci pun ruang jika mereka ingin lolos, setelah melihat betapa klinisnya sang rival di sepertiga akhir ketika peluang apa pun datang.

"Untuk mengalahkan Real Madrid, Anda harus bertahan di level tertinggi karena kualitas ofensif mereka yang luar biasa dan bahkan itu sangat sulit," ujar Klopp dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan.

"Gol pertama yang mereka cetak adalah contoh yang bagus; untuk sebagian besar tim di dunia, itu bahkan bukan setengah peluang, tapi umpan dari Toni Kroos dan sentuhan pertama, serta penyelesaian akhir yang sungguh luar biasa."

"Jadi, meski Anda bertahan dengan baik dan menggagalkan banyak kesempatan, hal-hal semacam ini masih mungkin. Untuk dua gol berikutnya, persentase keterlibatan kami terlalu tinggi, tentunya."

"Jadi, kami harus bertahan di level yang sangat tinggi dan kami harus menciptakan diri kami sendiri, dan itulah yang akan kami coba. Saya tidak dapat menemukan hal-hal baru hanya karena kami tertinggal 3-1. Kami akan menggunakan alat-alat sepakbola yang biasa, atau akan mencoba setidaknya."

Liverpool tidak asing dengan melakukan keajaiban di kompetisi Eropa, sejak mereka tampil di fase knock-out Liga Champions di era Gerard Houllier di awal 2000-an.

Rafael Benitez melatih ketika Liverpool perlu mencetak tiga gol di pertandingan penyisihan grup terakhir pada musim 2004/05, dengan Steven Gerrard tampil sebagai pahlawan ketika tim menang 3-1 yang dramatis atas Olympiakos di Anfield.

Liverpool kemudian mencapai final di Istanbul. Tertinggal 3-0 dari AC Milan di babak pertama, mereka bisa menyamakan kedudukan di akhir waktu normal sebelum menang di babak adu penalti.

Pada musim 2018/19, Liverpool kalah 3-0 di leg pertama semi-final di tangan Barcelona di Camp Nou, namun mereka mengalahkan sang rival di leg kedua di Anfield dengan skor 4-0 dan lolos ke final. Di partai puncak, mereka menang 2-1 atas Tottenham Hotspur.

Iklan
0