Jurgen KloppGetty

Jurgen Klopp Bersikeras Paceklik Gol Bukan Karena Para Bomber Liverpool Egois

Jurgen Klopp mengiyakan bahwa anak asuhnya sedang mandul di depan gawang lawan musim ini, namun ia tidak percaya bahwa keegoisan pemain menjadi penyebabnya.

Taji Si Merah sedang mengalami penumpulan dibanding saat mereka meraih gelar Liga Primer di musim lalu.

Klopp memperhatikan masalah ini baik-baik untuk mencari tahu sumber macetnya stok gol mereka.

"Kami sempat mengecek apakah kami terlalu egois," jelasnya kepada Sky Sports.

"Dan itu tidak terbukti. Mereka tidak lebih atau kurang egois [dibanding musim lalu]. Bukan itu persoalannya."

"Selalu begini ketika kita membuang peluang. Anda melihat apakah dia harusnya mengumpan. Ada satu dua keadaan di mana itu bisa saja terjadi tapi ini tidak semudah bilang kepada para pemain untuk jangan egois. Satu hal yang pasti, perihal keegoisan ini bisa kita lupakan saja."

"Kami benar-benar memeriksa segala situasi yang kami ciptakan dalam tujuh hingga delapan laga terakhir dengan seksama hanya untuk mendapatkan gambaran. Bukan urusan tidak beruntung. Memang ada momen kami tidak beruntung. Tapi jika kita terus-terusan tidak beruntung, pasti ada yang salah."

"Ini kadang terdengar membosankan, tapi kami harus memperbaiki diri. Satu hal yang terus kami lakukan adalah latihan menembak. Kami harus menyelesaikan peluang. Kami sudah menciptakan 36 peluang di tiga pertandingan terakhir dan hanya mencetak dua gol. Itu jelas tidak cukup."

"Penampilan seputar itu, menciptakan 36 peluang, menunjukkan kalau ada sesuatu yang benar di taktik kami. Kami banyak mendapat momen bagus, tapi momen terpeting adalah momen terakhir. Kami tidak berpikir bisa menyelesaikan persoalan ini dalam satu malam, tapi kami terus berusaha."

"Memang bukan sepak bola yang kami tunjukkan seperti tahun lalu, mungkin, tapi ini semua disebabkan oleh satu momen. Antara kami mencetak gol atau tidak. Kami harus terus bekerja. Tidak perlu merombak luar dalam, 360 derajat, atau apa pun. Kami hanya harus memperbaiki diri dan membuatnya bekerja."

Mohamed Salah Roberto Firmino Sadio Mane Liverpool 2020Goal

The Reds sudah mencetak 55 gol di Liga Primer musim ini, terbaik kelima dibanding tim lain.

Meskipun begitu, angka tersebut turun jauh jika dibanding 2019-2020 di mana mereka berhasil melesakkan bola sebanyak 85 kali dalam 38 pertandingan - sebanyak 2,23 gol per laga dibanding hanya 1,6 gol per laga musim ini.

Jordan Henderson cs juga mengalami isu yang sama di Liga Champions, dengan hanya membikin satu gol dalam 180 menit lebih sebelum tumbang di hadapan Real Madrid di perempat-final.

Klopp yakin ini masalah psikologis: "Ini tentang berbicara pada mereka, membantu mereka mencari solusi. Anda bisa melakukan itu di latihan," imbuhnya.

"Semua itu boleh saja sampai pertandingan dimulai dan bola pertama tidak masuk, bola kedua tidak masuk, dan bola ketiga tidak masuk. Seperti luka lama yang berdarah lagi."

Saksikan Tayangan Langsung Dan Cuplikan Pertandingan Kompetisi Top Dunia mulai Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Belanda, Copa Libertadores, Kualifikasi Piala Dunia hingga UEFA Nations League hanya di www.mola.tv dan Simak Jadwal Lengkap Pertandingan di Instagram @molatv.sport dan  KLIK UNTUK BERLANGGANAN !

Baca juga: Cara Mudah Berlangganan Mola TV & Nonton Siaran Langsung Liga Inggris

Iklan
0