Jurgen Klopp terlihat melakukan percakapan sambil tangannya memegang leher Bruno Fernandes setelah Liverpool dikalahkan Manchester United dengan skor 2-1 di Old Trafford, Selasa (23/8) dini hari WIB, namun ia mengecilkan pentingnya obrolan tersebut.
Jadon Sancho membawa The Red Devils unggul pada menit ke-16 dan Marcus Rashford memperbesar keunggulan di awal babak kedua, dengan Mohamed Salah sempat memperkecil skor pada menit ke-81.
Jelang pertandingan ini, fans United melakukan protes terhadap kepemilikan keluarga Glazer.
Usai peliut akhir pertandingan dibunyikan wasit, Klopp datang ke lapangan dan terlihat sedang mengobrol dengan Fernandes, namun pelatih asal Jerman itu menolak gagasan bahwa itu adalah sesuatu yang sangat penting, alih-alih mengklaim kalau itu ada hubungannya dengan sedikit waktu yang terbuang dari Lisandro Martinez.
"Itu adalah percakapan paling tidak berbahaya yang pernah saya lakukan dengan seorang pemain, yang terkadang sama bersemangatnya dengan saya," ujar Klopp dalam sebuah konferensi pers usai pertandingan.
"Ini tentang Martinez, yang terjatuh karena tekel yang jelas tidak seburuk itu."
Klopp juga berbicara tentang kekalahan timnya dari United.
"Awal pertandingan persis seperti yang diharapkan semua orang, apa yang diharapkan fans United, mereka mengejar kami. Mereka mulai agak lebih agresif daripada kami, mereka bisa lebih memainkan pertandingan yang mereka inginkan ketimbang kami bisa memainkan pertandingan yang kami inginkan," ujar Klopp kepada BBC Sport.
"Mereka mencetak gol, yang harus kami bertahan secara berbeda, tapi begitulah dengan gol. Di bagian kedua babak pertama, kami ada di sana dan menyebabkan masalah bagi mereka. Kami memiliki peluang besar."




