OLEH HAPPY SUSANTOIkuti di twitter
Manajer Liverpool Jurgen Klopp menyebut kemenangan 2-0 atas Newcastle United dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield, Minggu (4/3) dini hari WIB, adalah hasil yang fantastis.
Dua gol The Reds dicetak Sadio Mane dan Roberto Firmino. Dengan kemenangan ini, Liverpool untuk sementara menggusur Manchester United dari posisi kedua klasemen sementara dengan selisih 15 poin dari sang pemuncak, Manchester City.
Klopp merasa timnya bisa menang dengan marjin gol yang lebih besar. Tuan rumah meminta hadiah penalti di masa injury time, namun tidak dipenuhi wasit.
"Saya sangat sering melupakan hasil selama pertandingan, bahkan ketika unggul 2-0 sekalipun dan saya merasa kami harus mengontrol permainan dengan lebih baik," ujar Klopp kepada BBC Sport.
"Tapi, ketika Anda meninggalkan lapangan, Anda menyadari aromanya. Jadi, sulit untuk melakukan hal yang tepat di momen yang tepat."
"Kami mengontrol permainan dengan lebih baik, tapi saya senang dengan sisa pertandingan. Kami mencetak dua gol yang cantik dan saya yakin kami seharusnya mendapat penalti, tapi tidak. Adalah tugas saya untuk membuat para pemain saya tetap sadar dan hidup."
"Mereka bertahan dengan sangat bagus dan adalah tim yang bagus dengan kualitas. Kami kehilangan sejumlah bola yang tidak biasanya kami lakukan dan Roberto Firmino tidak mendapat banyak dukungan. Itu membuat sejumlah masalah, tapi tidak terlalu banyak. Kami harus mencetak gol di momen yang tepat dan menjaga clean sheet. Itulah yang kami lakukan, jadi 2-0 adalah hasil yang fantatis."
Liverpool kini tidak terkalahkan dalam 22 pertandingan secara beruntun di kandang di ajang Liga Primer lawan Newcastle, dengan terakhir kalah adalah di Anfield pada April 1994.




