Manajer Liverpool Jurgen Klopp belum berani memastikan The Reds akan berada di empat besar saat Liga Primer Inggris 2022/23 selesai, dan hanya meminta pasukannya memperlihatkan wajah sesungguhnya di enam pertandingan terakir.
Kemenangan 2-1 atas West Ham United, Kamis (27/4) dini hari WIB, menumbuhkan asa bagi Liverpool untuk mengakhiri musim di zona Liga Champions. Mereka kini berselisih enam angka dari Newcastle United dan Manchester United di klasemen sementara.
Hanya saja, Newcastle dan United mempunyai pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan Liverpool yang telah melakoni 32 laga. Newcastle baru menjalani 31 pertandingan, sementara United 30 partai.
“Saya belum bisa melihat persaingannya, karena kami belum dalam posisi untuk bersaing. Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah memenangkan pertandingan,” tutur Klopp dikutip laman Liverpool Echo.
“Jika itu memberi tekanan pada tim lain, itu bukan tanggung jawab kami, karena kami tidak bertanding melawan mereka. Kami bermain melawan Tottenham Hotspur [dan Villa]. Jika mereka (tim-tim di posisi atas) memenangkan semua permainan mereka, ya sudah. Tapi saya tidak terlalu memikirkannya.”
“Saya ingin kami menyelesaikan musim sebaik mungkin. Saya ingin mengambil sesuatu dari musim ini untuk musim depan. Jika itu tampil di kompetisi Eropa, bagus. Jika tidak, kami harus menerimanya juga.”
Kemenangan atas West Ham melanjutkan tren positif Liverpol di lima laga terakhir setelah sempat menelan tiga kekalahan beruntun di berbagai kompetisi. Karena itu, Klopp meminta pemain terus memperlihatkan wajah Liverpool sesungguhnya di pertandingan sisa dengan menunjukkan konsistensi permainan.
“Saya menginginkan, setidaknya dalam beberapa pekan ke depan, kami memperlihatkan wajah kami yang sesungguhnya, serta tidak di satu laga bagus, lalu buruk, bagus lagi, dan buruk lagi,” ucap Klopp.
“Kami sudah melakukannya di tiga setengah pertandingan terakhir, di babak kedua melawan Arsenal (imbang 2-2) kami bermain brilian. Semua itu dilakukan dengan cara berbeda. Babak pertama malam ini (melawan West Ham) menjadi performa yang paling saya sukai setelah menunggu lama.”
