Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku belum bisa menentukan posisi ideal Alexis Mac Allister, karena tenaganya masih dibutuhkan untuk mengisi pos gelandang bertahan yang minim pemain berpengalaman.
Mac Allister memperlihatkan sinarnya ketika ia mengisi posisi sayap dalam skema tiga gelandang Liverpool sepanjang pramusim lalu. Namun Klopp menggesernya ke sektor tengah untuk menempati posisi gelandang bertahan.
Keputusan itu diambil setelah Wataru Endo belum bisa beradaptasi dengan baik di posisi tersebut. Klopp menyatakan, ia masih memiliki banyak waktu untuk menentukan posisi yang tepat buat Mac Allister.




“Kami hanya memainkan dia. Dia adalah pemain yang fantastis. Saya menyukai segalanya tentang dia, sangat cerdas secara taktik, dan juga di luar lapangan. Jadi, sangat menyenangkan untuk diajak bekerja sama,” ungkap Klopp dinukil laman Liverpool Echo.
“Jika kami sebagai tim bertahan dengan baik, dia pasti bisa memainkan pemain [nomor] enam. Apakah saya sudah tahu sebelumnya? Saya sudah memperkirakannya. Tapi saya tidak yakin, karena saya tidak tahu persis bagaimana pemain lain akan bertahan.”
“Kami bertahan lebih kompak dan lebih baik dibandingkan fase buruk kami tahun lalu. Kami memiliki ruang yang kecil, dan itu sangat bagus, karena dia melihat situasi dengan sangat baik. Kami memiliki pesepakbola yang sangat bagus, dan itu sangat keren.”
“Tetapi tentang posisi terbaiknya? Dia terlalu muda untuk saya ketahui. Namun dia adalah seorang gelandang, itu yang bisa saya sampaikan kepada kalian. Dia adalah seorang gelandang, dan saya senang memilikinya.”
Liverpool akan melakoni lanjutan Liga Primer Inggris di kandang Brighton, Minggu (8/10) malam WIB. Ini menjadi ajang reuni bagi Mac Allister dengan Brighton sejak diboyong ke Anfield pada bursa transfer musim panas lalu.
Mac Allister menjadi bagian Brighton yang menghancurkan Liverpool 3-0 dalam pertemuan terakhir mereka di Stadion AMEX pada Januari 2023, sebuah hari yang dianggap Klopp sebagai terburuk dalam karir manajerialnya.
