Jordania terancam tak diperkuat penyerang klub Belgia Oud-Heverlee Leuven, Musa Al Taamari, saat menghadapi timnas Indonesia dalam pertandingan kedua Grup A babak ketiga kualifikasi Piala Asia 2023, Minggu (12/6) dini hari WIB, di Stadion Internasional Jaber Al-Ahmad.
Al Taamari merupakan bintang kemenangan 2-0 yang diperoleh Nepal pada pertandingan pertama. Pemain berusia 24 tahun ini terpilih sebagai pemain terbaik di laga tersebut.
Hanya saja, penghargaan itu harus dibayar mahal. Al Taamari terancam absen ketika menghadapi Indonesia. Al Taamari mendapatkan cedera otot di kaki kirinya, sehingga harus meninggalkan stadion dengan berjalan terpincang-pincang.
Situasi tersebut tentunya membuat Yordania tidak diuntungkan, mengingat hasil positif akan melicinkan jalan menuju putaran final. Al Mutaari harus menjalani pemeriksaan lebih intensif, dan berharap sudah pulih sebelum duel melawan Indonesia.
“Saya merasakan tegang pada otot kaki kiri, dan berharap cedera ini tidak terlalu mengkhawatirkan,” jelas Al Taamari.
Ketika mengalahkan Nepal, Al Taamari memang gagal mengeksekusi penalti dua menit menjelang babak pertama berakhir. Namun ia memberikan kontribusi besar bagi tim. Al Taamari memberikan untuk Ali Olwan mencetak gol. Pelanggaran pemain Nepal kepada dirinya juga membuat wasit menunjuk titik putih. Pemain pengganti Hamza Al Dardour pun sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo.
Al Taamari mengungkapkan kelegaannya Yordania bisa melalui laga pertama dengan baik. Menurutnya, pertandingan pertama di bawah sengatan cuaca panas tidak mudah dilalui.
“Saya ucapkan terima kasih kepada rekan satu tim dan staf pelatih yang memberkan dukungan kepada saya, dan membuat saya memperlihatkan level permainan terbaik di babak kedua untuk membantu tim meraih kemenangan, terutama setelah gagal melakukan tendangan penalti,” tutur Al Taamari.
Kendati terancam kehilangan Al Taamaria, Yordania masih bisa tersenyum dengan hadirnya dua pemain yang sempat mengalami cedera, Tareq Khattab dan Munther Abu Amarah dalam sesi latihan di Stadion Al Nasr kemarin waktu setempat. Tariq baru pulih dari cedera hidung, sedangkan Abu Amarah menderita cedera otot. Mereka tidak dimainkan saat mengalahkan Nepal.
