Direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus memastikan juara Liga 1 2023/24 bakal mendapat hadiah uang tunai. Nominal yang didapatkan kampiun ajang tersebut adalah Rp5 miliar.
Liga 1 2023/24 menerapkan format babak regular series dan championship series. Kompetisi sepakbola kasta teratas Tanah Air tersebut bakal dimulai 1 Juli 2023 dan berakhir 31 Mei 2024.
Babak regular series akan tetap melakoni pertandingan kandang dan tandang selama 34 pekan. Empat klub teratas di babak tersebut bakal melaju ke championship series untuk memperebutkan gelar juara dan slot Liga Champions Asia serta Piala AFC.
"Hadiah untuk championship series Rp5 miliar. Kalau reguler series saya rasa sudah sangat bombastis karena ada fixed contribution yang lebih besar dibandingkan musim lalu dan membuat aspek positif hadiah bagi klub," kata Ferry.
Tidak semua klub bisa menerima fixed contribution. Hanya kontestan yang menempati urutan 1 sampai 15 saja yang dapat mengantonginya.
Akan tetapi, semua klub bakal mendapat dana lain dari PT LIB. Ada tiga variable dalam perhitungan pembagiannya yakni hak siar, lisensi klub, dan sporting merit atau penentuan klasemen akhir.
"Ke depan saya rasa klub-klub akan mendapat manfaat luar biasa. Dari rating dan share akan kami berikan apresiasi ke klub yang nilainya sangat fantastis lah. Jadi [hadiah Liga 1] Rp5 miliar itu tidak ada apa-apanya,"
Padai musim-musim sebelumnya juara Liga 1 tidak mendapat uang hadiah. PT LIB selaku operator kompetisi mengasih trofi saja untuk klub yang menjadi kampiun.
Namun, di musim lalu PSM Makassar yang menjadi juara akhirnya menerima uang tunai Rp2 miliar. Uang tersebut bukan keluar dari PT LIB melainkan ketua umum PSSI Erick Thohir yang memberikannya.
