Direktur olahraga Palmeiras Alexandre Mattos, mengungkap cerita bagaimana dirinya melepas Matheus Fernandes ke Barcelona dan mengungkap kubu Catalan menyebutnya 'gila' karena menyodorkan sang gelandang.
Fernandes merampungkan kepindahan ke Blaugrana pada Januari lalu dan langsung dipinjamkan ke Real Valladolid hingga akhir musim, meski demikian sang bintang mungkin saja luput dari perhatian Barca andai tidak diajukan oleh direktur Palmeiras tersebut.
Hal tersebut dijelaskan Mattos pada Fox Sports.
"Pada Oktober 2019 saya menghubungi Andre Cury (pemandu bakat Barcelona di Brasil) dan meminta untuk dihubungkan dengan Eric Abidal karena ingin memperlihatkan seorang pemain," ujarnya.
"Cury sempat berpikir pemain itu adalah Dudu."
"Abidal kemudian datang menyaksikan laga tim cadangan Palmeiras bermain. Saya memintanya untuk melihat dengan seksama pemain nomor 35."
"Ketika itu mereka menyebut saya 'gila'. 'Anda ingin menjual pemain dari tim cadangan yang jarang tampil ke Barcelona?'"
Tetapi Fernandes akhirnya terbang ke Spanyol seharga €7 juta plus kemungkinan bonus €3 juta.
Pemain berusia 21 itu memang tidak memperkuat Palmeiras di akhir 2019 namun pernah mencatat sejarah di Serie A Brasil, dengan tampil secara reguler untuk Botafogo sebelum hijrah ke tim yang bermarkas di Sao Paolo tersebut dengan catatan 11 penampilan selama musim 2019.
Dia belum bermain untuk Valladolid di Spanyol mengingat kompetisi di negara tersebut sedang dihentikan karena Covid-19.
Hingga detik ini belum ada isyarat Fernandes akan mendapat kesempatan bersama Valladolid sebelum kembali ke Barcelona pada musim panas nanti.
Sebelumnya Fernandes pernah memperkuat tim junior Brasil dengan tampil dua kali bersama tim U-17 dan U-20.
Barcelona menggambarkan Fernandes sebagai gelandang dengan kemampuan bertahan yang baik, punya kualitas bagus dalam merebut bola dan punya kaki kanan di atas rata-rata.
