Pelatih kepala Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, menyatakan bahwa Spurs tidak akan pernah menjadi raja transfer Eropa.
Mou juga menegaskan, klub yang dipimpin Daniel Levy tersebut ogah berfoya-foya pada bursa transfer musim dingin Januari mendatang.
GettyAwal musim ini, Spurs mengakhiri masa paceklik transfer mereka sejak Januari 2018 dengan mendatangkan empat pemain, yakni: Tanguy Ndombele, Ryan Sessegnon, Giovani Lo Celso, dan Jack Clarke.




“Saya di Tottenham Hotspur. Saya tahu profil klub ini, saya tahu proyeknya, saya tahu visinya, saya tahu targetnya, dan saya tahu bahwa di bursa transfer, kami hanya akan bereaksi terhadap hal-hal yang realistis," ucap Mourinho, Rabu (25/12).
"Jika beberapa pemain pindah, kami perlu beradaptasi. Kami tidak akan pernah menjadi raja transfer, mengincar target penting, bertarung dengan klub-klub mapan sesuai filosofi mereka dalam hal menggelontorkan uang."
"Kami perlu melakukannya dengan cara yang cerdas, cara yang kreatif, dan saya ulangi saya suka para pemain yang saya miliki. Semakin lama saya bekerja dengan mereka, semakin saya mengenal mereka, semakin saya menyadari kualitas mereka, dan masalah mereka."
“Saya terus mengatakan bahwa saya perlu waktu dan itu akan tiba. Tidak dari kemarin hingga tanggal 26, atau tanggal 26 hingga tanggal 28. Tetapi, pada bulan Januari, pada bulan Februari, kami akan memiliki sedikit banyak waktu untuk mencoba memperbaikinya," pungkas Mou.
Ya, Levy selama ini dikenal sebagai negosiator ulung, kalau tidak mau dibilang pelit. Sedangkan Mou, seperti dilansir dari Sky Sports, menghabiskan duit rata-rata lebih dari £450 juta selama di Chelsea dan Manchester United.
