Pelatih AS Roma Jose Mourinho, mengomentari penalti yang didapatkan Inggris saat melawan Denmark, pada semi-final Euro 2020, di Stadion Wembley, Kamis (8/7). Ia menyebut seharusnya wasit tidak memberikan sepakan 12 pas tersebut.
Dalam pertandingan tersebut Denmark mampu unggul lebih dulu lewat tendangan bebas Mikkel Damsgaard. Inggris mampu menyamakan kedudukan via gol bunuh diri Simon Kjaer.
Kedudukan imbang tersebut tidak berubah hingga waktu normal selesai. Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan untuk menentukan pemenang.
Harry Kane akhirnya mencetak gol kemenangan Inggris pada menit 104, lewat titik putih. Wasit Danny Makkelie, memberikan penalti karena Raheem Sterling dilanggar di kotak terlarang.
Keputusan wasit tersebut dinilai kontroversial. Publik merasa Sterling melakukan diving karena tidak tampak adu fisik yang jelas dengan pemain Denmark Joakim Maehle.
"Saya mengatakan apa yang saya lihat. Mungkin Anda tidak menyukai pendapat saya kali ini. Itu bukan penalti," kata Mourinho dalam wawancara dengan talkSport.
"Pada level ini, semi-final Euro, saya benar-benar tidak mengerti keputusan wasit. Saya kurang mengerti kenapa VAR tidak membawa wasit ke layar atau membatalkan keputusan. Bagi saya itu tidak pernah menjadi penalti."
"Saya mengatakan ini berdasarkan apa yang saya lihat dan saya tidak yakin wasit akan tidur nyenyak!."
Kendati demikian, Mourinho merasa Inggris memang layak untuk melangkah ke final Euro 2020. Menurutnya, permainan The Three Lions jauh lebih mantap dibanding Denmark.
"Tim terbaik menang, Inggris pantas menang dan fantastis. Tim terbaik menang, Inggris adalah tim yang lebih baik dari Denmark. Denmark bermain seperti yang saya harapkan dari mereka untuk bermain hingga batas kemampuan."
"Inggris benar-benar bagus dan tidak diragukan lagi mereka pantas memenangkan pertandingan ini."
Pada laga final Inggris bakal berhadapan dengan Italia. Pertandingan tersebut bakal berlangsung di Stadion Wembley, Senin (12/7) dini hari WIB.
